SBO - Kepala Kelurahan Kota Bumi Kecamatan Purwakarya, Muhriji, Membawa kebiasan baik dari tempat lamanya yaitu Kelurahan Panggungrawi, dengan menjadikan kantor kelurahan bebas dari asap roko

Hal ini bertujuan untuk menciptakan kantor kelurahan yang sehat, bersih dan nyaman.

Dikatakan Muhriji, untuk menciptakan kantor yang bebas asep roko, maka pihaknya meminta kepada masyarakat dan pegawai kelurahan untuk tidak meroko di dalam kantor/ruang kerja.

"Demi terciptanya ruangan kerja nyaman, bersih dan sehat, saya meminta kepada pegawai kelurahan dan masyarakat, untuk sama-sama mendukung program bebas roko tersebut, dengan tidak meroko di area kantor, dan hal itu juga sudah tertera dalam Perwal dan keputusan kepaladinas kesehatan yang melarang meroko di tempat publik," katanya

Sementara itu, bagi mereka yang peroko, Muhriji akan menyiapkan tempat meroko di dalam kelurahan, yang tempatnya di lengkapi dengan blower

"Rencananya sih di ruangan kasi trantibum, nanti di ruangan itu kita pasang blower, sehingga asap roko bisa langsung terhisap keluar," akunya

Muhriji menegaskan, selain itu untuk menciptakan pelayanan masyarakat yang prima, Ia meminta kepada pegawai kelurahan agar disiplin dan mena'ati aturan

"Saya meminta kepada kepada seluruh pegawai agar disiplin dan mena'ati aturan, mengenai kedisiplin dan aturan saya akan tegas,guna menciptakan pelayanan prima kepada masyarakat" tegasnya.(Dewan)


SBO- Kelurahan Grogol Kecamatan Grogol, Masih mengeluhkan tidak adanya jaringan internet yang masuk ke kantor kelurahan tersebut, sehingga membuat pelayanan masyarakat masih dilakukan secara manual, hal ini disampaikan kepala kelurahan tersebut, Suhemi saat ditemui di ruang kerjanya, (Rabu 19/6/19)

"Jaringan internet disini belum ada, sehingga kita masih menggunakan sistem manual dalam melayani masyarakat," kata kepala kelurahan yang baru menjabat dikelurahan tersebut

Meski demikian, Suhemi, Berjanji akan segera mencari solusi, agar akses internet dapat masuk ke kantor kelurahannya.

"Kita kemarin sudah rapat kordinasi internal, terkait keluhan jaringan internet, dan saya akan carikan solusi dalam satu bulan ini, agar akses internet bisa terpasang," jelasnya

Sememtara mengenai pelayanan kepada masyarakat, Suhemi, Yang baru menjabat di kelurahan tersebut, meminta agar seluruh pegawai kelurahan dapat melaksanakan kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dan sesuai SOP yang berlaku.

"Selain bekerja sesuai tupoksi, saya juga menekankan agar seluruh pegawai bekerja disiplin dan selalu menjaga kekompakan tim," terangnya.(Dewan)


SBO - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Provinsi Banten, Kh. A. M Romly menghimbau kepada masyarakat Provinsi Banten, agar tidak mudah terprovikasi dengan hal yang belum jelas kebenarannya.

"Kami menghimbau kepada masyarakat banten, agar tidak terprovokasi apalagi dengan mudah menyebar berita hoax, yang belum jelas kebenarannya," katanya (17/6/19)

Lebih lanjut Kh. Romly meminta masyarakat agar sama - sama mewujudkan lingkungan yang aman dan damai.

"Kami meminta kepada masyarakat banten agar sama-sama menjaga lingkungan yang aman dan damai,"  pintanya.

Ia juga mengapresiasi kepada pemerintah, TNI dan Porli, atas kinerja dalam mengamankan dan menjaga kestabilitasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

"Masyarakat Banten ini cinta damai dan hidup rukun, serta menolak segala bentuk kerusuhan. dan juga mendukung TNI Polri untuk menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat," katanya tutupnya.(*)


SBO - Sejak pagi (19/6/19), terpantau antrian panjang orang tua calon siswa di Sekolah Menengak Pertama Negeri (SMPN) 3 Kota Cilegon, yang akan melakukan pendaftaran, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Dengan Sistem Online di lantai 2 Sekolah tersebut.

Dari informasi yang di dapat, sejak di buka nya kemarin, SMPN 3 Cilegon telah menerima hampir 400 calon siswa.

"Kemarim (18/6/19), sejak di buka hingga penutupan pada pukul 14.00 Wib, kita menerima sebanyak 200 berkas masuk, dan hari ini diperkirakan 200 berkas calon siswa yang akan kami input, dan diperkirakan hingga besok (20/6/19) penutupan PPDB kita akan menerima 600 lebih pendaftar" kata Syarif salah satu panitia PPDB Online SMPN 3 Cilegon.

Meski PPDB sistem online tidak ada masalah, Syarif mengaku, masih ada orang tua calon siswa dari luar Zona yang memaksa untuk mendaftar di sekolah tersebut.

"Padahal kita sudah jelaskan, namun ada saja yang memaksa, tetapi setelah di input pada sistem, nama siswa tidak dapat masuk, karna kita menerima sesuai zona dan juga jarak terdekat dari sekolah," akunya

Sementara itu SMPN 3 Cilegon, dalam tahun ajaran 2019-2020 akan menerima siswa sebanyak 288 siswa

"Dari jumlah calon siswa yang mendaftar, hanya 288 siswa yang akan diterima, dan jumlah tersebut sudah merupakan ketentuan dari peraturan kementrian pendidikan, dan yang menentukan siswa yang lulus sistem online langsung dari pusat, bukan kami (pihak sekolah)," jelasnya.(Dewan)