CILEGON – Sebuah ledakan besar terjadi di pabrik peleburan baja PT Krakatau Posco, Pabrik baja terbesar di Asia Tenggara ini, kembali mengalami ledakan sekitar pukul 00.20 WIB yang diduga kuat berasal dari Unit cokeplant batu bara, ledakan tersebut menyebabkan api membesar dan terlihat memerah secara jelas, kejadian ini sontak membuat warga sekitar kaget mendengar suara ledakan yang terjadi di dalam pabrik tersebut.
Gelapnya sebagian wilayah kota Cilegon karena adanya Pemadaman listrik oleh PLN dikeluhkan oleh beberapa warga cigading, seperti yang dikeluhkan oleh Dawam RizQi ALibasa di akun facebook nya, "Yg meledak di cokeplant batu bara. Saya ada di group wa k3lh pt.kbs. tadi saya telfon kopasus yg bertugas di kbs kasih info bahwa memang meledak. Untungnya gak ada korban.sekarang sedang pengamanan dan ternyata apinya semakin membesar. Kalo mas tinggal di daerah cigading atau ciwandan sekarang keluar rumah coba hirup udara diluar sekarang 5 menit aja di pernapasan mas pasti keganggu,efek panas dari api tersebut mulai di rasa. Ini saya kebangun tengah malem karna merasakan hawa panas dari luar masuk kedalam rumah.


Dari pantauan tim SBO dari kejauhan dari dalam kawasan Ks Posco langit tampak memerah yang setelah didekati dari gerbang pos jaga ternyata benar berasal dari adanya kobaran api yang masih menyala dari salah satu bangunan. Belum diketahui secara pasti penyebab ledakan, karena awak media tidak diperbolehkan masuk kedalam oleh petugas keamanan. Namun diketahui dari salah satu karyawan yang keluar dari pos jaga lokasi atau titik ledakan berada di Sleb tempat sisa pembakaran batu bara. "Ga tahu sebabnya kenapa tapi lokasinya di Sleb tempat pengolahan batubara, karena semua gelap saya ga bisa kerja, saya keluar dulu cari kopi", ujarnya. Sampai berita ini turunkan belum ada pihak yang dapat dikonfirmasi. tapi dalam pantauan sekitar pukul 02.15 Wib, tampak terlihat Dandim Cilegon, mobil Pemadam Kebakaran dan ambulan memasuki pos jaga Ks Posco. 

Baron/Kontributor - Sbo





SeputarBanten.com - Pandeglang - Komitmen PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) untuk melayani masyarakat Indonesia tidak pernah berhenti. peningkatan kualitas dan perluasan wilayah jangkauan layanan data terus diupayakan.

Setelah sukses di Serang beberapa waktu lalu, XL kini fokus di daerah Pandeglang dengan melakukan penambahan jaringan 3G baru dan mulai melayani pelanggan melalui jaringan 3G pada frekuensi 900 MHz (U900) dan jaringan 4G LTE untuk layanan data dan voice yang lebih baik dan lebih luas jangkauannya.

Untuk mensosialisasikan hal tersebut, XL menggelar acara press conference update jaringan XL di Pandeglang pada rabu (22/3) yang dihadiri oleh vice president XL Jabodetabek Bambang Parikesit beserta jajaran management XL Jabodetabek dan salah satu artis ternama Indonesia Lesti D'academy yang secara khusus juga akan menghibur masyarakat pandeglang di acara Senam Sehat Gerakan Xtra, di Alun-alun Pandeglang, Minggu (26/3) besok.

Dalam sambutannya, Bambang mengatakan, Pandeglang merupakan wikayah yang menjadi fokus kami untuk meningkatkan kualitas layanan 3G pada frekuensi 900MHz (U900).

"Selain fokus pada peningkatan kualitas layanan 3G dengan teknologi U900, kami juga telah menghadirkan jaringan XL 4G LTE untuk pelanggan Pandeglang yang ingin merasakan kecepatan internetan yang lebih," kata Bambang.

Tak hanya itu, lanjut Bamabng, dalam sosialisasi jaringan baru XL ini, pelanggan XL juuga bisa merakasakan kualitas layanan yang semakin baik, terutama dari koneksi yang makin luas, cepat, dan kuat.

"Secara spesial kami menghadirkan artis ternama Lesti untuk mengajak masyarakat Pandeglang mengkitui acara Senam Senar Gerakan Xtra Minggu besok," ujarnya.

Hingga akhir 2016 sebanuak lebih dari 350 kota/kabupaten di Indonesia termasuk Kota Pandeglang telah terjangkau dengan jaringan 3G, dan hampur 100 kota/area terlayani dengan 4G LTE. Secara nasional 91 persen populasi Indonesia terlayani oleh jaringan 3G yang berkualitas dari XL. Untuk jaringan 4G LTE telah menjangkau 53 persen populasi. Sementara itu total jaringan 2G menjangkau 93 persen populasi.

"Dari kesuksesan jaringan 4G LTE, di awal 2017 ini XL juga terus berinovasi dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan dengan implementasi BTS 4,5G ready yang akn mendukung teknologi-teknologi tanpa perlu upgrade BTS," tutup Bambang. (Yogi/Red)
Laporan jurnalis SBO
Badiamin Sinaga

CilegonSBO
Masih segar dalam ingatan warga Link Cikuasa pantai dan link Keramat raya kelurahan Gerem kecamatan Grogol kota Cilegon, dimana pada bulan agustus tahun 2016 lalu, tempat tinggal mereka dan keluarga rata oleh tanah akibat penggusuran oleh pihak Pemkot Cilegon, yang kemudian dinyatakan bersalah dalam putusan Pengadilan Negeri Serang atas tindakan penggusuran sejumlah 417 rumah warga yang mendiami tanah PJKA tersebut.

Kondisi saat ini dilokasi sudah nampak berdiri bangunan sebagai tempat usaha, tempat cuci motor steam, warung makan, bengkel, dll. Masih terlihat pohonan yang ditanami oleh pihak Pemkot Cilegon.
Bambang salah satu warga menyampaikan banyak hal kepada SBO, "seperti yang kita lihat, bangunan yang berdiri disini tidak ada yang mengkoordinir, kalau menurut saya ini masalah kelanjutan hidup, tentang bagaimana kita bertahan demi menghidupi keluarga, jadi saya tidak bisa berkomentar lain, penderitaan yang kami rasakan sungguh luar biasa, trauma dan penderitaan yang dialami oleh ratusan warga, apalagi untuk keluarga yang masih memiliki anak anak balita, bisa dibayangkan seperti apa penderitaannya".
Sementara ditempat terpisah Roup salah satu warga yang rumahnya juga digusur, ia menyampaikan "bahwa saat ini kami warga korban gusuran, sedang mengajukan gugat kepengadilan PN Serang, dimana kami merasa hukum itu harus ditegakkan pada tanggal 1 bulan maret tahun 2017, kami sudah mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pemerintah Kota Cilegon ke (PN) Pengadilan Negeri Serang, kalau tidak ada halangan jadwal Sidang Pertama akan digelar pada 29 bulan maret ini", Terkait persoalan warga yang mulai membangun, Roup membenarkan sudah ada beberapa yang mulai mendirikan warung warung, dan itu karna kesadaran sendiri", ungkapnya kepada SBO

SBO pun kembali mencoba konfirmasi untuk meminta tanggapan kepada pihak kecamatan grogol H.Hudri hasun sebagai camat grogol, yang tidak ada ditempat dan belum bisa dikonfirmasi terkait berdirinya tempat atau bangunan usaha dilokasi lingkungan cikuasa pantai pasca gugatan PTUN yang dimenangkan warga , demikian juga dengan Lurah Gerem, yang saat kami sambangi tepat pukul 15.00 Wib, tampak suasana Kantor kelurahan terlihat sepi dan tidak ada satupun yang bisa kami temui.
Sinaga/sbo
Laporan Jurnalis SBO
Badiamin sinaga

*Cilegon*SBO
Senin (20/3/2017) Kantor Cabang Bess Finance Kota Cilegon didemo ratusan warga, Perusahaan BF yang bergerak dibidang jasa peminjaman keuangan ini dituding melakukan penyitaan 2 unit kendaraan roda dua milik konsumennya dengan cara merampas ditengah jalan.

Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KPMP) Kota Cilegon Hadi Adhadi disela unjuk rasa menyampaikan kepada sejumlah awak media bahwa, " Bess Finance telah melanggar ketentuan hukum, melakukan penarikan barang konsumen yang belum membayar (keterlambatan) angsuran pinjaman keuangannya, sangat disesalkan penarikan secara paksa dengan cara cara yang kurang etis, j3las ini adalah cara premanisme. Tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU fidusia no 42 tahun 1999" ujar Hadi.

Masih menurut penjelasan Hadi, ada 2 unit kendaraan roda yang ditarik paksa secara premanisme tersebut, yaitu kendaraan roda 2 jenis Honda Tiger dan Yamaha Mio J, 1 unit milik warga daerah Merak dan 1 unit milik warga Cilegon.
"Kita sudah lakukan upaya mediasi, namun hasilnya masih tidak sesuai dengan prosedur, yang seharusnya hanya membayar angsuran pokok tapi ternyata kita harus membayar uang tariknya sebesar Rp. 1.500.000 untuk setiap unitnya. bukankah sama saja dengan premanisme, " tuturnya.

Ditempat yang sama, turut hadir Zakani Junaidi Ketua KPMP Kabupaten Pandeglang, dalam kesempatan itu mengatakan penarikan kendaraan yang dilakukan oleh pihak Bess Finance dengan menyewa jasa premanisme atau mata elang. Zakani juga menegaskan akan terus menindaklanjuti aduan masyarakat yang unit kendaraannya ditarik ditengah jalan.

"Ini benar benar sudah bikin resah masyarakat, kita minta masalah ini diproses secara hukum karena pengambilan ditengah jalan sama saja dengqn perampasan, kami berharap agar mata elang ini harus dimusnahkan, kta menuntut motor-motor ini segera dikembalikan dan tidak ada lagi penarikan kendaraan ditengah jalan," ucapnya.

Awak media mencoba mengkonfirmasikan untuk meminta keterangan terkait hal tersebut kepada pihak Bess Finance, namun belum bisa kami temui, menurut salah seorang karyawannya menyampaikan bahwa Kepala Cabang Kantor Bess Finance sedang tidak bisa ditemui dengan alasan sedang rapat internal dioantai atas.


Sinaga/SBO