SBO - Dalam rangka Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ke- 47, Kecamatan Jombang, hari ini, Rabu (28/2/19), melakukan penilaian lomba tersebut, dikantor Kelurahan Sukmajaya.

Pantauan di lokasi lomba, Dalam kegiatan penilaian yang di ikuti tim penilai dari tingkat Kota Cilegon , PKK Kelurahan Sukmajaya telah mempersiapkan apa yang menjadi penilaian lomba.

Seusai membuka kegiatan penilaian, Camat Kecamatan Jombang, Agus Aryadi, mengatakan, Lomba HKG merupakan kegiatan rutin, untuk memberi motifasi kepada anggota PKK.

"Lomba HKG ini, dilakukan setiap tahun, untuk memotivasi anggota PKK agar dapat ber- inovasi, untuk mengembangkan hasil kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut Agus, berharap, dengan diadakannya lomba HKG PKK tingkat kecamatan Jombang, kegiatan PKK dari lima kelurahan dilingkungannya dapat menggeliat, serta dapat memberikan sentuhan positif kepada masyarakat.

"Sukmajaya merupakan kelurahan ke lima dalam penilaian, dan saya berharap dengan adanya lomba HKG ini, kegiatan PKK dapat terus menggeliat dan dapan memberikan sentuhan positif, dimana program PKK meliputi segala aspek, termasuk insfratruktur, pembinaan anak dan lain-lain, sehingga peranan PKK dalam bersenerji dengan pemerintah sangat lah penting," harapnya



Sementara itu, Sebelum mengantarkan tim penilai meninjau kebun PKK, Kepala Kelurahan Sukmajaya, Ade Risky K, menjelaskan, dalam perlombaan ini selain kerajinan hasil olahan tangan anggota, PKK Kelurahan Sukmajaya juga memiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) yang telah berjalan dalam penanaman obat dan tanaman yang menghasilkan.

"Selain tadi kita bisa lihat hasil kerajinan karya olahan tangan anggota, ada juga KWT yang telah menanam tanaman obat dan tanaman yang menghasilkan, seperti terong, sawi dan lain-lain," Jelasnya.(Dewan)


SBO - Alumni angkatan tahun 1995 Sekolah Menengah Pertama Negri (SMPN) Samang Jaya yang kini namanya menjadi SMPN 4 Cilegon, melakukan reuni yang diadakan di hotel mambruk - Anyer, Minggu (4/11/18)

Dari lima kelas, sekitar 170 orang hadir dalam kegiatan yang bertujuan untuk menjalin kembali silaturahmi yang telah terputus selama 23 tahun.



Dalam kegiatan tersebut hadir dewan guru yang pernah memberikan pelajaran pada alumni, bapak emep, ibu Siti, Ibu Nursalam, dan kemudian alumni memberikan bingkisan kepada dewan guru tersebut, diselah-selah kegiatan, para alumni SMPN Samang Jaya, mengumpulkan dana untuk santunan kepada yatim dan dhuafa.

Ditemui Bendahara kegiatan reuni, Lesi, mengatakan, sempet kesulitan dalam menyatukan rekan-rekan yang dahulu satu sekolah tersebut, namun dengan bantuan media sosial dan komunikasi secara intensif, kegiatan tersebut akhirnya dapat dilakukan.



"Lebih dari satu tahun untuk dapat mengumpulkan kawan-kawan, karma saya orangnya selalu mobile sehingga komunikasi dengan kawan-kawan dapat terkumpul ditambah saat ini media sosial, dapat mempermudah menyatukan," katanya, Senin (5/11/18)

Lebih lanjut, Lesi mengaku, dengan suksesnya Reuni kali ini, sebagai titik awal mempersatukan lebih banyak lagi alumni angkatan 1995



"Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan kedepan kita dapat mempersatukan alumni lebih banyak lagi, dengan tujuan kawan-kawan yang sudah lama terpisah dapat berbagi informasi, dan jalinan silaturahmi kembali tercipta," akunya

Ditempat yang sama, Panitia acara Rahmat Hidayat, menegaskan agar reuni alumni ini, bukan hanya kumpul-kumpul sesaat, akan tetapi menjadi wadah silaturahmi yang terus berkesinambungan.



"Untuk menjadikan reuni yang berkesinambungan, dalam reuni kali ini, kita membentuk wadah alumni dengan nama ikatan alumni 95, sebagai wadah informasi alumni," tegas pria yang akrab disapa Mamat Iyur

Sementara itu, Ketua Panitia Reuni, Jaja Iswandi, berharap dengan kegiatan reuni tersebut, alumni angkatan 1995, dapat terus menjalin silaturahmi, dan kedepan kita dapat menciptakan reuni Akbar.

"Setelah reuni ini, kita akan terus berkomunikasi secara intensif, yang diharapkan, kedepan akan tercipta reuni Akbar untuk seluruh angkatan," harapnya.(Dd)


Sbo- Tidak ada itikad baik dari PT. NS Bluescope Indonesia (NBSI), yang berada di Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), paska aksi unjuk rasa (Unras), yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Banten Monitoring Perindustrian Dan Perdagangan (BMPP), pada 12 Maret 2018 lalu.

Akhirnya LSM-BMPP kembali akan melakukan aksi unras, menuntut Bluescope untuk berkomitmen dengan janji yang telah disepakati, PT NBSI memberikan kesempatan kepada LSM-BMPP untuk mendapatkan peluang usaha, namun sampai saat ini BMPP seperti dipersulit.

Dikatakan Ketua Umum (Ketum), LSM-BMPP, Deni Juweni mengatakan, Bluescope dalam perjanjiannya akan mengeluarkan daftar harga scrap jika bmpp memberikan company profil, namun setelah itu dilakukan NBSI tidak memberikan malah melakukan prosedur lain-lain.

"Seakan kita telah dibohongi, sudah 3 kali bmpp, melakukan miring di Jakarta, namun memberikan daftar harga scrap, setelah company profil masu, dan segera memberikan jatah scrap, ini malah membuat rangkaian prosedur," kata Pria yang akrab disapa kang Jen

Lebih lanjut Kang Jen, Menuntut, agar PT NBSI, segera memberikan apa yang diinginkan oleh BMPP dan dijanjikan oleh Bluescope.

"Ini sudah hampir 7 bulan paska aksi kemarin, kita kaya dikerjain, sehingga kita menuntut agar Bluescope segera memberikan apa yang telah dijanjikan," katanya

Karena hal tersebut, Kang Jen, Menegaskan akan melakukan aksi unjuk rasa kembali, diperusahan tersebut selama lima hari berturut-turut sejak tanggal 15 Oktober 2018

"Kita sudah layangkan surat peritahuan ke porles Cilegon, bahwa LSM-BMPP akan kembali mengepung Bluescope, dengan jumlah masa 2000 lebih, selama 5 hari, sejak tanggal 15 Oktober 2018 hingga tuntutan dapat dikabulkan," tegasnya. (BP)


SBO - Melalui Surat Keputusan Mendagri Nomer 132.36/4424/SD tanggal 25 September 2017, Wakil Walikota Cilegon, Edi Aryadi Resmi menggantikan Iman Ariyadi, Walikota Cilegon yang terjerat kasus suap pengurusan perizinan pembangunan mal Transmart di Kota Cilegon.

Hampir satu tahun Edi Aryadi, mengemban jabatan tersebut, namun Kota Cilegon hingga kini belum memiliki walikota defenitif,

Karena hal tersebut organisasi yang dinahkodai Deni Juweni , Cilegon Education Watch (CEW), mendesak agar PLT Walikota Cilegon saat ini, segera diangkat menjadi defenitif. (19/9/18)

Alasan Desakan tersebut, menurut Ketua Umum CEW, yang akrab disapa Kang Jen, saat ini kota Cilegon membutuhkan pemimpin yang memiliki kebijakan penuh atas perputaran pemerintah Kota Cilegon.

"Kewenangan Seorang Pelaksana tugas itu tidak pernah sama dengan defenitif, sementara sudah hampir satu tahun Kota Cilegon tidak memiliki pemimpin yang memiliki kewenangan seorang walikota, untuk itu kami  lembaga yang konsen kepada pendidikan di kota Cilegon, mendesak Mendagri agar segera menetapkan Plt Walikota Cilegon, sebagai walikota Cilegon," tuturnya

Lebih lanjut, Kang Jen, yang juga Ketua Umum (Ketum) LSM-BMPP, Mengatakan, meski saat ini pemerintah kota Cilegon berjalan lancar, namun akibat belum adanya walikota defenitif, banyak program yang terhambat.

"Sebelum kasus yang menimpa iman Aryadi, walikota Cilegon telah melakukan pengangkatan beberapa pejabat, sehingga ada beberapa instansi mengalami kekosongan pejabat, yang mengganggu jalannya instansi tersebut," katanya

Menurut Kang Jen, jika Kota Cilegon, tidak memiliki walikota defenitif, maka yang akan mengalami dampaknya adalah masyarakat.

"Saat ini masyarakat, membutuhkan kebijakan penuh untuk mengatur kota Cilegon, untuk itu nunggu apalagi pengangkatan defenitif ini, jadi saya berharap untuk kepentingan masyarakat, pemerintah pusat segera mengangkat Edi Aryadi, sebagai walikota Cilegon," tuturnya.(Dd)