Laporan Jurnalis SBO
Badiamin Sinaga

Ratusan massa dari LSM GP2B (gerakan Pemuda Peduli Banten) DPD Banten berunjuk rasa pada hari Rabu 22-2-2017 di depan Kantor MTF (mandiri tunas finance) yg berada di kecamatan Cibeber Perkantoran PCI, massa LSM yg tidak lain adalah massa yang di dominasi dari anggota perguruan silat ini mempertanyakan masalah calon nasabah yg tidak jadi, namun belakangan diketahui ternyata data Korban tersebut berjalan.

Pantauan seputarbanten aksi ini di kawal dari pihak kepolisian polres cilegon dan polsek Cibeber, aksi dari pada G2PB ini adalah tidak lain untuk mempertanyakan Terkait pemalsuan Data konsumen yang merasa telah dirugikan, dugaan pemalsuan sebagaimana yang tertuang dalam pasal 56 KUHP dan disangka telah melakukan kejahatan pada pasal 242 ayat 1 berbunyi "Barang siapa dalam keadaan dimana undang undang menentukan supaya memberi keterangan diatas sumpah,atau mengadakan akibat hukum kepada keterangan yang demikian,dengan sengaja memberi keterangan palsu diatas sumpah baik diatas lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu,diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.
Koordinator aksi G2PB Bhekti (ustad) mengatakan kepada wartawan bahwa dalam kasus ini banyak kejanggalan dan kami sebetulnya sudah beberapa kali mengadakan mediasi kepada pihak MTF dan selalu saja tidak ada jalan terbaik atau selalu jalan Buntu, maka hari ini kami adakan Aksi, Bhekti melanjutkan penuturannya, kejanggalan juga keanehan ini sebenarnya "konsumen sudah membatalkan pengajuan/pemesanan terhadap mobil, konsumen juga tidak pernah merasa membayar down payment (DP) terhadap dealer, tidak adanya pemberitahuan persetujuan pihak mandiri Tunas Finance cabang Cilegon untuk memfasilitasi kredit kendaraan mobil, saat berakhirnya kredit menurut pengakuan MTF cabang cilegon karna korban sudah menarik jaminan.itulah kejanggalan Pasca kridit dari korban ke MTF cabang Tanggerang, masih menurut Bhekti kejanggalan Pra kredit "tidak ada kontrak yang diterima oleh korban sebgaimana yang terdaftar di MTF cabang cilegon sebagai debitur, juga tidak adanya surat pemberitahuan dari pihak MTF terhadap korban yang disebut pihak Kreditur itu nasabah bahwa nasabah sudah ditarik/dilelang,dengan penemuan kami ini jelas ada persengkollolan untuk Pembunuhan karakter terhadap korban (Rina) yang berdampak sangat besar terhadap nama baik Rina selaku korban, tutup Bhekti dalam wawancara kepada awak media.
Rina sebagai korban mengungkapkan dirinya merasa sangat dirugikan, dan membuat psikis saya terguncang, bagaimana saya tidak dirugikan ketika saya mengajukan pinjaman kepada Bank Mandiri dan saya baru menyadari ternyata nama saya sudah masuk daftar hitam yang menyebabkan pengajuan pinjaman saya di tolak ujar Rina geram, parah nya saya masih harus melunasi hutang yang dibebankan kepada saya kepada pihak MTF Cilegon, coba kakang banyangkan penderitaan saya, dan saya akan terus memperjuangkan hak saya dan agar tidak ada lagi korban seperti saya, ungkap Rina sambil menitikkan air mata kepada awak wartawan.
Orasi G2PB yang menggebu-gebu oleh koorlap dari aksi tersebut terdengar secara berulang-ulang menyampaikan bentuk-bentuk pelanggaran yang telah dilakukan oleh Pihak.

Arif selaku kepala cabang MTF Cilegon menemui langsung aksi LSM G2PB.
"saya memohon maaf atas masalah ini, ia menegaskan bahwa masalah ini sebenarnya sudah kami terima hanya masih dalam Proses, kami pun menunggu keputusan dari kantor MTF pusat, hanya saja Ibu rina kami harap bersabar" setelah memberikan jawaban arif langsung masuk terburu buru kembali kekantor serta tidak menanggapi beberapa komentar dari peserta aksi.
   Sepanjang dari pantauan wartawan Aksi berjalan damai serta tidak ada aksi-aksi yang anarkis, kawalan polisi pun tampak dengan sigap mengatur lintas pengendara kendaraan di jalan depan kantor MTF agar peserta aksi tidak mengganggu kelancaran arus lintas jalan.

Sinaga/SBO

posted from Bloggeroid


SeputarBanten.com - CILEGON, Akibat derasnya air hujan Selasa 21 Februari menyebabkan beberapa rumah warga di kampung ciore waseh terendam air mencapai kurang lebih satu meter.

Sebagaimana dituturkan gunawan salah satu warga ciore waseh yang menjadi korban kebanjiran mengungkapkan bahwa "kebanjiran ini bukan hanya saat sekarang saja namun kondisi banjir ini sudah menjadi musibah musiman di setiap musim penghujan seperti sekarang ini, namun belum ada solusi yang pasti untuk mengatasi banjir tersebut", ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa saat kami tanyakan tanggapan dari pihak yang terkait yaitu kelurahan atau PT. Marga Mandalasakti (MMS) "Kita sudah sering kali musyawarah dengan pihak yang terkait, tetapi di dalam musyawarah hanya saling lempar tanggung jawab," ungkap gunawan.



Dengan adanya musibah banjir yang lumayan parah seperti ini gunawan dan beserta korban lain yang rumah dan beserta isinya ikut terendam air, berharap ada kepedulian dari semua pihak, agar bisa menyelesaikan masalah banjir yang sudah sering menjadi langganan.

Sementara itu sampai berita ini di turunkan kami belum dapat mengkonfirmasi pihak PT. Marga Mandalasakti (MMS), saat kami hubungi pihak kelurahan Belum dapat dihubungi.
(Ipul/SBO)

SeputarBanten.com - Merak, Kebakaran terjadi di perairan merak pada hari selasa (21/02), pukul 22:00 wib, informasi Kapal KMP caitlyn posisi sementara sedang lego engker, pantauan seputarbanten titik posisi kapal 10 mil dari garis pantai, karna posisi malam hari dan gelap gulita, tetapi pemadam kebakaran dari Pemkot cilegon sudah stanby di sekitar Hotel Mangku Putra Merak.

Mario selaku Humas Asdp merak membenarkan peristiwa kebakaran ini, "Benar diduga ada KMP caitlyn yang terbakar tapi dalam posisi lego engker", ungkapnya kepada seputarbanten.com.

Banyaknya warga sekitar pantai cikuasa dan masyarakat yg melintas mendekat untuk melihat kejadian tersebut disisi jalan raya dekat lantai hingga membuat kemacetan jalan raya merak cilegon, ibu susi salah satu warga menuturkan bahwa secara jelas melihat percikan api dari kapal yang terbakar, "Saya kaget campur cemas melihat ada kepulan asap tebal dan disertai percikan api", tuturnya.

Informasi dari Petugas pemadam kebakaran Cilegon mengatakan api sudah padam posisi jam 23.30 wib dan kemungkinan malam ini tidak dibawa kepinggir. (Sinaga/SBO)

Seputarbanten.com - Merak, Hujan yang melanda wilayah cilegon dari senin malam sampai selasa dini hari sehingga membuat beberapa titik lokasi mengalami banjir,pantaun seputar banten di titik kecamatan pulomerak ada 3 kelurahan, kel Taman sari, Mekar sari dan lebak gede tapi terparah di kel Taman sari.

Petugas kepolisian tidak ketinggalan bersama instansi terkait ada dari Brimob Polda banten,Basarnas,BPBD kota cilegon,dan lurah Taman sari.

Kamarul wahyudi kapolsek pulo merak menjelaskan kronologis penyebab banjir anggota sudah menyebar ke titik lokasi banjir tadi malam perkiraan jam 21.00 wib dimana ada tambul yg terhalang dengan pohon itulah menyebabkan banjir dan air laut berbarengan air pasang tadi malam dan kami sudah angkat pohon yg menghambat di tambul ungkap kamarul, beliau menambahkan diminta masyarkat berhati hati dengan perabot rumah tangga dan kondisi cuaca sekarang masih gerimis.

Sementara salah satu warga banjir ujang yang tinggal kel tamansari mengungkapkan kesigapan aparat pemerintah apalagi kepolisian,saya meminta pemerintah supaya ada solusi banjir di kelurahan kami ungkap warga tersebut sambil beberisin perabotnya.




Sementara itu lurah taman sari Edy sugara, sedikit berkomentar karna masih sibuk mengurusi warga di pos mobil keliling untuk mengurusi warga banjir,intinya saya akan berbuat terbaik buat warga bersama2 dengan kepolisian tutupnya.
(Sinaga /SBO)