SBO - Hari Pertama Masuk kerja, setalah libur panjang Cuti bersama Idul Fitri, Kelurahan/Kecamatan Purwakarta sudah disibukan dengan pelayanan administrasi kependudukan.

Hal ini dikatakan Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kelurahan Purwakarta Burhanudin, Saat ditemui dikantornya, (22/6/18)

"Hari pertama kerja, (21/6/18) masyarakat Purwakarta, Sudah ramai melakukan pengurusan adnitrasi kependudukan," katanya

Burhan menjelaskan, dari banyaknya masyarakat yang masuk ke pelayanan sebagian besar mengurus persyaratan untuk masuk sekolah.

"Hari ini yang masuk mengurusi pelayanan kebanyakan yang mengurusi admistrasi untuk persyaratan masuk sekolah," akunya

Sementara itu Burhan, menegaskan meski pelayanan sudah ramai, pegawai kelurahan sudah masuk seratus persen.

"Gak ada kendala dalam pelayanan, karna pegawai kelurahan sudah masuk semua, sejak hari pertama kemarin," tegasnya.(Wan)

SBO - Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Dan Ketertiban Umum, Kelurahan KotaBumi Kecamatan Purwakarta, Bambang A Umala, menyakini dimusim arus balik perayaan Idul Fitri 2018 ini, lingkungannya minim akan pendatang baru.

pria yang akrab disapa Ba'ung, mengatakan, lingkungan kelurahan KotaBumi, yang dijadikan tempat kos-kosan dan kontrakan, sebagian besar di dominasi oleh mahasiswa.

"Seperti di lingkungan Damkar, kos-kosan dan kontrakan, kebanyakan diisi oleh mahasiswa, sehingga kemungkinan pendatang baru yang akan mengadu nasib di kota Cilegon , untuk menempati lingkungan kami sangat sedikit," katanya

Lebih lanjut, Ba'ung mengaku pihaknya akan berkordinasi dengan pihak kecamatan untuk melakukan monitoring data kependudukan

"Meski kemungkinan kecil pendatang baru yang akan menetap di lingkungan Kelurahan KotaBumi, namun kami tetap akan melakukan monitoring data kependudukan," akunya

Meski demikian, Ba'ung tidak melarang jika ada pendatang baru, yang akan tinggal dilingkunganya, dengan melengkapi persyaratan kependudukan.

"Saya berharap, mereka yang akan mengadu nasib dan tinggal di kota Cilegon, sudah memiliki ancang-ancang dan kemampuan untuk bekerja, dan saat menetap dilingkungan dapat mengikuti peraturan dan admitrasi kependudukan," harapnya.(Wan)



SBO - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai sipil negeri (PNS) diwajibkan untuk kembali bekerja setelah cuti bersama Lebaran pada 21 Juni 2018 atau Kamis besok.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan pemerintah akan memberikan sanksi bagi PNS yang membolos di hari pertama kerja tersebut.

"Sanksi bagi mereka yang tidak masuk kerja telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 53/2010 tentang Disiplin PNS," kata Ridwan dalam keterangan yang diterima

Jakarta, Rabu (19/6/2018).


Ridwan mengatakan sanksi yang diberikan berupa teguran lisan maupun tertulis. Sanksi diberikan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

"Sanksi tersebut antara lain berupa teguran lisan bagi mereka yang tidak masuk kerja sampai dengan 5 hari kerja. Teguran tertulis bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 6 sampai dengan 10 hari kerja," kata Ridwan.

"Pernyataan tidak puas secara tertulis bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 11 sampai dengan 15 hari kerja," sambungnya.

Selain itu, Ridwan juga meminta kepada para pimpinan instansi untuk melakukan pemantauan PNS pasca cuti bersama sesuai dengan Surat Edaran Menteri PAN-RB nomor B/8/M.SM.00.01/2018.

"BKN mengimbau agar seluruh komponen PNS mulai aktif bekerja secara penuh mulai besok. Pimpinan Instansi diminta tidak melakukan toleransi apapun mengingat cuti bersama diberikan lebih lama, serta moda transportasi secara umum berjalan lancar," jelasnya.

(Sumber detikFInance).




SBO - Tanjung Lesung, salah satu lokasi wisata andalan Banten. 

Mendengar kata Banten, maka sebagian orang akan berpikir jika daerah itu minim lokasi wisata. Padahal asumsi itu bisa sangat mudah dipatahkan. Menikmati musim libur lebaran di Banten adalah alasan yang tepat untuk mengeksplorasi salah satu daerah tua di Pulau Jawa.


Tentunya akan sangat melelahkan jika ingin menjelajahi Banten namun tanpa panduan, karena cakupan wilayahnya yang luas. Jika masih sangsi, silakan kunjungi salah satu objek wisata di Banten yakni Taman Nasional Ujung Kulon. 


Berikut adalah beberapa lokasi wisata di provinsi Banten yang layak disambangi di libur panjang periode lebaran 2018, (19/06).


1. Kawasan Banten lama 


Kawasan Banten Lama adalah saksi sejarah sekaligus peradaban tua Banten. Banten Lama memiliki sisa-sisa kerajaan Banten tempo dulu. 


Dari Alun-Alun Kota Serang, Kawasan Banten Lama hanya berjarak 10 kilometer. Tentunya bisa ditempuh dengan berjalan kaki jika ingin mengabskan waktu saat libu lebaran.


Pegunjung dapat dengan mudah menemukan peninggalan Keraton Kaibon, Keraton Surosowan, dan Benteng Spellwijk. Tak hanya itu, Masjid Agung Banten, Vihara Avalokitesvara, dan Museum Kepurbakalaan Banten juga ada di Kawasan Banten Lama.


2. Pantai Ciputih


Sama seperti sisi selatan pulau Jawa, kawasan Banten pun tidak luput dari 'nasib baik' paorama pesisirnya. Pantai Ciputih yang berada di Kabupaten Pandeglang ini adalah salah satu contohnya.


Sayangnya (atau mungkin bagusnya) belum banyak orang yang tahu tentang pantai berpasir utih ini karena lokasinya yang cukup tersembunyi. Itu pun masih ditambah akses jalan yang seakan ditujukan hanya untuk pengunjung berjiwa petualang.


3. Rumah Hutan Cidampit


Rumah yang berdiri di atas lahan seluas 6.oo meter persegi di kawasan Bukit Cidampit, Kota Serang ini dibangun tahun 2015 oleh Liem Oei Ping, seorang pengusaha berdarah Tionghoa asal Sulawesi Tengah. Ia memiliki cita-cita yang mulia, yakni menjadikan hutan di Banten sebagai representasi surga.


Untuk menikmati tempat wisata ini, pengunjung tidak dikenakan biaya. Namun jika ingin menginap, sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan pihak pengelola.


4. Pantai Bagedur


Sebelum Pantai Sawarna melejit ke puncak popularitasnya, Pantai Bagedur rupanya lebih dulu menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Lebak. 


Pantai Bagedur memiliki daya tarik berupa garis pantai sepanjang 10 kilomter yang berkontur landai dan berpasir halus, sehingga tempat ini sering dijadikan lokasi bersantai hingga reli motor.


Objek wisata ini terletak di Kecamatan Malingping, atau sekitar 90 kilometer dari Rangkasbitung.\


5. Wisata Budaya Baduy


Jika ingin menemukan 'sepotong surga' yang ada di Indonesia, ada baiknya kunjungilah Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak. 


Untuk mencapai tempat ini pengunjung harus sedikit bertualang, karena lokasinya yang terisolasi dari peradaban dunia modern. Bahkan beberapa peraturan mengharuskan pengunjung untuk menghormati alam, seperti tidak mandi dengan menggunakan sabun atau tidak keramas dengan sampo. 


6. Pulau Merak Besar


Pulau Merak Besar terletak tepat depan pelabuhan penyeberangan Merak, Cilegon, Banten. Jaraknya dengan pelabuhan hanya terpaut sekitar 500 meter. 


Secara khusus, pulau seluas 20 hektare ini difungsikan sebagai hutan lindung yang ditujukan untuk menahan gelombang air laut ke arah pelabuhan Merak. 


Di Pulau tersebut pengunjung dapat melihat situs Tsunami Gunung Krakatau yang meletus pada tahun 1883.


7. Gunung Batu Lawang


Jika ada yang beranggapan tidak ada gunung di Banten, maka niscaya orang itu kurang piknik! Gunung Batu Lawang adalah salah satu lokasi favorit warga Cilegon, karena kesejukan dan kesegaran udaranya.


Tempat ini dinamakan Batu Lawang, karena ada dua batu besar yang berdampingan, sehingga membentuk celah yang menyerupai sebuah pintu.


Dari Gunung Batu Lawang, para pecinta alam bisa melihat beragam panorama seperti Gunung Pinang, Waduk Krenceng, kawasan pesisir Cilegon, hingga Masjid Agung Cilegon. (Sumber CNN Indonesia).