seputarbanten.com-CILEGON, Pedagang pasar merak, Yang berada di lingkungan Kelurahan Taman Sari Kecamatan Pulomerak, Akibat belum melunasi uang sewa kios, Kamis (21/1), Didatangi dinas perdagangan (Disperindag), Dan kejaksaan Kota Cilegon.

Kedatangan Disperindag ke pasar merak dalam rangka sosialisasi, Dan mempertanyakan persoalan yang terjadi sehingga pedagang belum dapat membayar.

Menurut, Kasi Pembinaan Pasar Disperindag Kota Cilegon, Didi, Pertemuan tersebut lantaran temuan BPK, Terhadap piutang pasar yang belum lunas.

"Kami hanya ingin mensosialisasikan dan membantu pedagang dalam melunasi piutangnya, Akan tetapi dari 100 pedagang yang di undang hanya 16 orang yang datang,"Kata Didi saat di hubungi seputarbanten.com (30/1)

Menurut, Didi, Persoalan yang disampaikan oleh pedagang saat pertemuan, Merupakan persoalan yang kelasik yang selalu menjadi alasan pedagang.

"Mereka beralasan, Pasar yang sepi, Sehingga belum dapat membayar piutang, Meskipun sudah sering kali di beri keringanan,"Ungkapnya

Sementara itu ,Salah seorang pedagang, Udin, Mengaku, Pedagang bukan tidak mau membayar tetapi penghasilan pedagang di merak tidak sebanding

"Kami sehari kadang cuma dapat empat puluh ribu tetapi besoknya tidak ada lagi," Pengakuan, Udin di kiosnya (30/1)

Sepinya pembeli ini, Menurut, Udin, Lantaran Akses angkutan yang tidak menuju pasar baru merak dan juga banyaknya pasar di merak seperti pasar lama dan pasar pulo rida.

"Saya berharap pemerintah, Dapat mengatur arus angkutan umum agar melalui pasar baru merak,"Tegasnya

Reportase : Doni_Sbo#02

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: