seputarbanten.com,CILEGON- Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon tahun 2010-2015, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon Ratu Ati Marliyati mengatakan target angka penurunan kemiskinan dalam rumah tangga sasaran sekira 10.000 RTS. Namun hingga saat ini, Pemerintah Kota Cilegon belum mencapai target dalam pencapaian penurunan 10.000 RTS itu.Hal itu di ungkap Kepala Bapeda Kota Cilegon,Ratu Ati. "Sekarang belum sampai 10.000, tahun kemarin baru 11.000. RTS kita dahulunya sekitar 15.000, lalu turun menjadi 13.000 hingga sampai 11.000 RTS ini. Data lengkapnya ada di Dinas Sosial ya," kata Ratu Ati, seusai sosialisasi data PMKS dan PSKS yang berlangsung diaula setda kota Cilegon, Senin (28/12) Dijelaskan Ratu Ati, Bapeda sebagai pengupade data hanya menghitung dan membagikan anggaran kemiskinan dengan beberapa lintas SKPD dengan program dan sektor yang berbeda untuk pengentasan angka kemiskinan. "Untuk menurunkan angka kemiskinan banyak program yang kita masukan di beberapa SKPD. Ada dari usaha kah, kesehatan kah, atau pendidikan kah seperti spp gratis, di dinas PU ada program RTLH. Kita mempunyai tim untuk mengitung sasaran yang tepat untuk penyaluran angka kemiskinan. Semua target dari RPJMD akan kita lihat," ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon, Abadiah mengatakan, dari 26 data PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) terdapat perubahan untuk data fakir miskin. "Data fakir miskin kita saat ini ada sebanyak 11.084 RTS, dari sebelumnya 12.822, dan 13.099 RTS. Perubahan sasaran untuk RTS dari PMKS belum kita ketahui untuk saat ini, karena masih perlu melakukan pendataan ulang selama tiga bulan," katanya.
Reportase : Dewan_Sbo#01
Share To:
Next
Newer Post
Previous
This is the last post.

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: