seputarbanten.com-CILEGON, Sudah terbangunya tempat sampah di Pasar Kranggot Kota Cilegon, tetaplah tidak berfungsi sama sekali. Karena lantaran tetap saja pihak UPTD Pasar Kranggot sendiri, membuang sampah pedagang berserakan di tengah jalan pasar.

Pantauan,seputarbanten.com, dilokasi, sampah tersebut selain mengganggu aktivitas kondisi jalan, sampah itu pun bisa menyebabkan banjir hingga menyebarkan penyakit berbagai macam.

Salah satu pengemudi yang melintas di jalan Kranggot penuh sampah pasar, Kurniawam mengatakan, bahwa selain membikin kemacetan nantinya, sampah itu pun dapat menyebabkan penyakit.

“Apalagi saya perhatikan menumpuknya hingga berhari-hari, bukan satu hari saja. Pastinyalah menimbulkan bau yang tidak sedap, bahkan sampai membuat sesak nafas nantinya,” ucapnya saat hendak menjemput anaknya sepulang sekolah.

Kepala UPTD Pasar Kranggot, Mohamad Yamin mengakui akan adanya sampah yang tidak masuk kedalam tempat sampah Pasar Kranggot, dan dirinya pun kerap mengingatkan kepada petugas kebersihan pasar untuk membuah sampah pedagang di Tempat sampah. Bukanlah di Jalan, karena dapat mengganggu aktivitas laju kendaraan.

“Yang memang sudah disediakan tempat sampah, tapi belum kita fungsikan dengan baik. Makanya sampah pasar tetap saja berserakan di jalan, dan kita pun kerap menegor petugas kebersihan pasar. Tapi mereka selalu beralasan,” ungkap Mohamad Yamin saat ditemui diruang kerjanya, Rabu(27/1).
Seperti diketahui, Masih kata Yamin, bahwa petugas kebersihan pasar selalu beralasan terhalangnya sampah yang menumpuk bukan dari pedagang pasar, melainkan masyarakat sekitar.

“Mereka semuanya sudah berkali-kali kita tegur, tapi beralasan begitu saja. Makanya kita pun bingung, apakah sampah yang berada di Jalan Pasar Kranggot bukanlah semuanya sampah pedagang, melainkan sampah campuran dari masyarakat sekitar juga,” tambahnya
Reportase : Doni_Sbo#03
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: