seputarbanten.com-JAKARTA,Sebanyak 2.500 personel Satpol PP disiapkan untuk membongkar kawasan Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Jumlah tersebut masih ditambah lagi dengan kehadiran anggota TNI dan Polisi yang membantu pengamanan saat proses penertiban berlangsung.

"Kita sudah rapatkan, personel ada banyak. 2.500 personel Satpol PP sudah kita siapkan, ditambah Polisi dan TNI jadinya ada sekitar 5.000 petugas," ungkap Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi, Sabtu (27/2/2016).

Menurut Rustam, proses pembongkaran kawasan Kalijodo diperkirakan berlangsung lancar.

Pasalnya sebagian besar penghuni Kalijodo sudah mulai pindah ke Rusun Marunda bagi mereka yang memiliki KTP DKI.

"Kita upayakan dua hari kedepan seluruh warga Kalijodo sudah pindah. Kalau para PSK di sana kan sudah pada pulang kampung semua dari kemarin-kemarin," tambahnya.

Sementara itu dalam kesempatan berbeda Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan pihaknya hanya bersifat membantu Pemprov DKI.

Namun demikian Tito enggan menjelaskan secara teknis penanganan yang akan dilakukan pihaknya pada saat penertiban nanti.

"Teknisnya enggak perlu dijelaskan kepada publik, hasilnya aja," ungkapnya.

Tito memastikan penertiban kawasan itu akan dilakukan selama satu hari.

Anggota pun sudah disiapkan untuk membantu pengamanan dan proses penertiban.

"Sudah ada timnya, satu hari diselesaikan," kata mantan Kepala Densus 88 Anti Teror Polri tersebut.

TRIBUNNEWS.COM,

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: