Seputarbanten.com- JAKARTA , Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab mengawali perseteruan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Habieb Rizieq membentuk Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah, Kamis (25/2/2016).
Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah mengadakan Konvensi Gubernur Muslim Jakarta.

Rencananya, mereka akan menjaring bakal Calon Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 untuk menandingi Ahok. Hanya muslim yang boleh mencalonkan.

Basuki akrab disapa Ahok menyebut Habib Rizieq tidak mengerti bagaimana perjuangan pendiri negara Indonesia yang telah menetapkan dasar negara, yakni Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Saya kira sudah tidak zaman. Pendiri negara ini, sudah menetapkan dasar negara, Pancasila dan UUD 1945, empat pilar. Bagaimana ada, konvensi gubernur bedain agama," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (26/2/2016).

Dia heran masih ada yang membentuk kelompok demi memecah belah persatuan, terutama melalui agama.

"Kasihan dia (Rizieq) tidak mengerti, bahwa negara ini sudah tumpahkan darah, nyawa untuk meletakkan pondasi," imbuh dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah Habib Rizieq menyebut konvensi Gubernur Muslim DKI Jakarta merupakan bentuk perlawanan secara politik umat Islam menolak kepemimpinan Ahok.

"Menegakkan aturan secara konstitusional memang harus. Tapi bagi penegakan syariat itu paling utama. Kami selama ini tidak mengakui Ahok sebagai gubernur DKI. Makanya kami tempuh perlawanan politik ini dengan menyaring cagub dari kalangan muslim," katanya kemarin.

Tribunnews.com,

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: