seputarbanten.com-Cilegon, Jejeran warung remang-remang (warem) yang berdiri disepanjang Jalan Raya Cilegon-Anyer tepatnya di Lingkungan Kubang Sepat, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, dibongkar paksa oleh petugas gabungan, yang terdiri dari Sat Pol Kota Cilegon, Kesbanglinmas, pihak kepolisian dan TNI, Selasa (2/2).

Meskipun terdapat ketegangan sebab adanya penolakan dan upaya pencegahan dari beberapa pemilik tempat warung remang-remang (warem) itu, namun akhirnya pembongkaran dapat berjalan mulus tanpa adanya benturan fisik dari kedua belah pihak (Pemilik Warem dan penegak Hukum).

Asda Asisten Daerah (Asda) 1 Pemerintah Kota Cilegon Taufiqurrohman, mengatakan, pembongkaran warem yang dilakukannya ini merupakan sebuah rangka pemerintah Kota Cilegon untuk melindungi masyarakatnya dari pengaruh negatife tempat tersebut yang diduga kuat merupakan sarang dari minuman keras, narkoba, dan prostitusi.

"Ini menyangkut ketertiban dan keamanan, waktu itu disini terjadi penusukan dan masyarakat juga sudah sangat terganggu dengan aktifitas warem-warem ini. Kita tidak ingin anak abg (anak baru gede) yang imannya belum kuat malah mendapat imbas dengan adanya tempat ini," ujar Asda 1 Pemkot Cilegon, Taufiqurahman, disela prosesi pembongkaran warem yang masih berlangsung.

Sementara itu, Kasat Pol Pp Kota Cilegon, Ujang Sukirman, mnyatakan, saat ini pihaknya masih terfokus dengan pembongkaran warem. Selanjutnya, direncankan puluhan bangunan liar yang juga berada dilokasi itu akan mendapatkan perlakuan yang serupa.

"Ada 10 warem yang saat ini kita bongkar, lima dikanan dan lima dkiri. Yang lainnya yaitu bangli (bangunan liar) akan kita tindak secara bertahap dengan melibatkan Dinas lterkait lainnya di Pemkot Cilegon seperti DPU, dan Pertamanan. Tugas pol banyak, dan ini bukan hanya tugas pol pp pribadi," ungkapnya.

Reportase : Galih_Sbo#03

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: