seputarbanten.com-CILEGON, Penikatan penularaan HIV/AIDS di Kota Cilegon Sangat tinggi, sejak awal ditemukannya kasus pertama dikota cilegon pada tahun 2005, Hanya terdapat satu kasus.

Selama sepuluh tahun sejak ditemukan kasus HIV/AID di Kota Cilegon penambahannya cukup seknifikan, Menurut Pengelola Logistik Komisi Perlindungan HIV/AID (KPA) Kota Cilegon, Rizal Muhamadi, Cilegon merupakan Pendetita Tertinggi No 2 Se- Banten.

"Berdasarkan Data dari dinas Kesehatan Kota Cilegon penderita AIV/AIDS sejak tahun 2005 sampai 2015 terdapat Kasus 470 yang terbagi penderita HIV 323 dan AIDS 147 serta Meninggal 97 orang," Katanya

Masih kata, Rizal, Peningkatan penderita AIV/AIDS, Terbanyak di Lingkungan Merak Dan Jombang Hal tersebut dimungkinkan karna dua daerah tersebut merupakan daerah tramsit dan tempat hiburan malam.

"Untuk jumlah daerah terbanyak Merak 98  dan Jombang 97 Penderita,"Ungkapnya

Sementara itu, Selvia Feriyanti, Pendamping Penderita sebaya dari Yayasan kotex mandiri (komunitas texsas), Mengatakan untuk penularan HIV/AIDS bisa ditekan dengan dukungan dan pengawasan dari keluarga dan masyarakat

"Angka penularan dapat ditekan asalkan Keluarga selalu memberikan dukungan kepada penderita agar mereka tidak merasa di kucilkan, Dan masyatakat merupakan peraman penting dalam pengawasan dan menghindari dari perbuatan yang berisiko tertular," Tegasnya

dewan_Sbo#01

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: