seputarbanten.com-PULOMERAK, Kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di flyover Merak banyak yang mati, lantaran kabel yang ada kerap di curi oleh tangan-tangan jahil tidak bertanggungjawab. Akibat minimnya penerangan itu, setiap kendaraan yang melintas harus hati-hati, karena bisa menyebabkan kecelakaan dan rawan tindak kejahatan.

Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Kota (Prasko) Dinas Tata Kota Edhi Hendarto mengatakan, pencurian itu lantaran kabe yang ada tidak disimpan di dalam tanah, melainkan ditempatkan di saulran air. Meski demikian, pihaknya selalu melakukan pengawasan terhadap keberadaan PJU yang ada di Cilegon.

“Fly over Merak itu kebanyakan kabelnya hilang, banyak yang nyuri, kita sempet menanyakan sama warga, tapi mereka enggak ada yang tahu,” katanya,

Senin (29/2).Pencurian itu kata, Edhi, lantaran kabel yang ada tidak ditanam, melainkan disimpan di selokan dengan cara digletakan. Selain itu, mahalnya harga kabel tanah menjadikan tindakan nekad itu semakin banyak.

“Sementara pada saat itu kabel tanah satu eternya itu bisa sampai seratus ribu lebih. Makanya kita tidak berhenti untuk melakukan pemeliharaan rutin,” katanya.

Hal itu kata, Edhi, sebetulnya pernah dilakukan investigasi oleh petugas Tata Kota, yakni dengan cara menanyakan langsung terhadap warga yang tinggal dekat dengan keberadaan PJU. Namun, hal itu tidak membuahkan hasil sama sekali, sehingga pihaknya tidak mengetahui siapa pelaku pencurian itu.

“Kita sempat nanya kewarga kenapa bisa di curi, tapi enggak ada yang atau enggak mau ngasih tau kita juga belum paham,” katanya.

Lebih lanjut, Edhi, mengatakan, pihaknya telah membuka layanan aduan kepada masyarakat yang tersebar di 43 kelurahan yang ada di Cilegon, sehingga ketika ada permasalahan atau lampu PJU yang mati atau ada pencurian, warga bisa dengan segera untuk melaporkannya.

“Tiap hari ada aja yang ngadu ke kita masalah PJU yang mati, hampir di setiap daerah di Cilegon,” ujarnya.

Disinggung mengenai jumlah PJU yang ada di Cilegon, dia mengaku semuanya ada 4.200 lebih. Untuk itu, dia berharap agar masyarakat sekitar bisa ikut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan.

“Sebetulnya kita mengharapkan peran serta dan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan. Kalau ada warga yang mengetahui segera laporkan ke kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Kota Aziz Setap AP mengatakan, peran serta masyarakat dalam menjaga dan mengawasi keberadaan PJU merupakan langkah penting. Sebab hal itu bisa mencegah pencurian kabel PJU yang selama ini terjadi. Pihaknya hanya melakukan pelayanan, sedangkan untuk pengawasan berada di tangan masyarakat.

“Ketersediaan SDM (sumber daya manusia) terhadap pelayanan dan perbaikan jadi bukan pengawasan,” ujarnya.

galih_Sbo#02

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: