Seputarbanten.com-CILEGON, Demi meningkatkan Keuntungan di perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Direktur PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum ) Cilegon Mandiri, Encep Nurdin,
Melakukan penertiban administrasi dalam segala hal bentuk pembayaran. Itu pun merupakan salah satu cara yang telah diterapkan untuk meraup keuntungan.
 
sebagai pimpinan Encep pun selalu mengarahkan bawahannya untuk bersama-sama serius dan bersungguh-sungguh menjalankan tugas masing-masing yang telah ditempatkan.
 
"Kalau dulu mungkin masih ada saja konsumen yang melakukan pembayaran kepetugas dilapangan, tapi sejak saya disini semua harus melakukan pembayarannya ke Kasir yang telah disediakan. Seperti, di Kantor PDAM, Bank Jabar, dan setiap tempat pos. Secara online pun pembayaran juga bisa dilakukan," ujar Direktur PDAM Cilegon Mandiri, Encep Nurdin saat ditemui diruang kerjanya,
 
Mengenai soal masa jabatannya yang akan habis pada 13 Februari ini, Encep mengatakan, bahwa semua perihal itu keputusan diserahkan kepada pimpinannya saja yang mempunyai atas hak prerogatif untuk mencari Direktur lain untuk menggantikan posisinya atau tetap memilih ia kembali yang memang baru menjabat selama satu periode (empat tahun).
 
"Kalau saya sih hanya sebagai pelayan masyarakat yang siap untuk dicerca, bahkan diomeli. Tapi saya tidak akan pernah bosan untuk melindungi masyarakat. Bahkan siapa saja staf dan pegawai saya yang malas-malasan dan jarang masuk pasti tidak pilih siapa itu akan saya tegur dan marahi. Siapa pun nanti pengganti saya nanti, semuanya saya serahkan kepimpinan," tandasnya.
 
Dari informasi yang di dapat, pada saat, Encep menjabat Direktur di PDAM Cilegon Mandiri pada tahun 2012 lalu, hingga sekarang tahun 2016. keuntungan PDAM-CM itu sendiri sudah mencapai sekira Rp. 4,2 Milyard dari sebelumnya saat PDAM-CM mengalami kerugian sekira Rp. 2 Milyard.
 
PDAM Cilegon Mandiri tahun 2009 rugi sekitar Rp.2 miliar, lalu tahun 2011 masih rugi Rp.290 juta. Hingga kemudian tahun 2012 Pergantian Direktur. Lalu sudah mendapat keuntungan sekira Rp.2,8 miliar dan hingga tahun 2015 sudah mencapai Rp. 4,2 Miliar.

Reportase : Doni_Sbo#02

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: