seputarbanten.com-MERAK , Maraknya penyebaran virus nyamuk Demam berdarah Dengue (DBD). Dilingkungan Puskesmas Pulomerak Kota Cilegon, Membuat Puskesmas Pulomerak, Melakukan Kordinasi Jejarong Puskesmas Dengan Dewan kerja masjid (DKM) Se-Kecamatan Pulomerak.

Kegiatan kordinasi yang dilakukan di ruang pertemuan Puskesmas Pulomerak, Hari ini (3/1), Menurut, Kepala Puskesmas Pulomerak, Dr H.Faisal, Bertujuan untuk menanggulangi, Peredaran Virus DBB.

"Untuk puskesmas Pulomerak sendiri telah terdapat 7 terjangkit  DBD Dan 2 masih terduga, Untuk pertemuan ini bertujuan untuk meminimalisir bertambahnya terduga DBD,"Kata Dr. H.Faisal Sebelum melakukan kordinasi.

Meski jumlah tersebut, Masih dibawah tahun 2015, Dr.Faisal tetap mewaspadai kejadian tersebut, Iya khawatir kejadian ini menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Di daerah lain DBD, Sudah Menjadi KLB, Ditambah lagi dengan curah hujan yang tinggi, Saya meminta masyarakat untuk waspada,"Kata Dr.Faisal

Untuk mewaspadai hal tersebut, Dr.Faisal, telah membuat edaran kepada masarakat,agar melakukan kerjabakti membersihkan lingkungan dengan 3M (Menguras,Mengubur Dan Menutup), Memberikan serbuk Abate pada penampungan Air, serta menggunakan kawat nyamuk pada lubang angin rumah.

"Jam operasional nyamuk DBD itu antara jam 9:00-11:00 dan jam 15:00-18:00, Diharapkan Masyarakat  menggunakan obat nyamuk, Dan segera melaporkan bila ada warga yang diduga terkena DBD," Ujarnya

Sementara itu, Samuri, Ketua DKM, Lingkungan Sukmajaya, Mengaku dilingkungannya belum ada yang terkena DBD, Iya selalu menyarankan, Kader untuk selalu intens melakukan pemeriksaan jentik nyamuk

"Selain pada kader, setiap sebelum salat jum'at atau pengajian kami selalu melakukan sosialisasi pencegahan DBD," Ujarnya.

Reportase : Dewan_Sbo#01

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: