seputarbanten.com-SERANG, Sudah 15 tahun Provinsi Banten memisahkan diri dari Provinsi Jawa Barat. Namun masih banyak warga yang hidup dengan kegelapan atau tanpa aliran listrik.

Berdasarkan data yang diperoleh, di Kabupaten Lebak sebanyak 120 ribu rumah warga tidak teraliri listrik. Sedangkan di Kabupaten Pandeglang sebanyak 50.462 rumah warga juga belum teraliri aliran listrik.

Gubernur Rano Karno mengakui wilayah yang paling banyak belum teraliri listrik berada di Banten Selatan, seperti Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

“Kabupaten Lebak saja ada masih banyak rumah belum teraliri listrik. Ini yang terus kami usahakan (teraliri listrik),” kata Rano, kepada wartawan

Rano beralasan banyaknya rumah yang belum teraliri listrik, karena ketidak mampuan masyarakat berekonomi rendah untuk membayar listrik dengan tegangan 900 kwh.

Sehingga, kebanyakan dari warga tidak mampu ini masih menggunakan damar totok yang berbahan minyak. “Kendalanya di regulasi, bahwa sekarang sudah tidak ada lagi 450 kwh, sekarang minimal 900 sampai 1.300 kwh,” terangnya.

Saat ini, pihaknnya sudah mempunyai program untuk mengetaskan kegelapan. Setiap tahunnnya 25 ribu rumah diusahakan sudah teraliri listrik. “Sampai saat ini masih kita godok. Harusnya elektrifikasi (listrik prabayar) semua selesai,” tandasnya.

Dikutip : liputanbanten.com

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: