seputarbanten.com-GEREM , Sesuai hasil musyawarah antara Kelurahan Gerem dan pemilik warung remang-remang (warem), pada 11 febuari 2016 lalu, Bahwa pagi ini (16/2) kedua belah pihak melakukan pertemuan kembali bersama 28 pemilik warem yang berada di lingkungan Cikuasa Pantai dan Keramat Raya, Akan tetepi pertemuan kali ini hanya dihadiri 18 Orang.

Dalam pertemuan kali ini, Kepala Kelurahan Gerem, H.Samlawi, Menuturkan pihaknya meminta pemilik warem membongkar sendiri tempat usaha mereka.

"Saya minta warem yang ada dilingkungan Cikuasa dan Keramat raya, agar membongkar sendiri tempat usahanya,"Tuturnya

H. Samlawi masih memberikan kebijakan batas waktu kepada memilik warem agar membongkar sendiri sebelum tempat usaha mereka dibongkar oleh pemerintah.

"Untuk batas waktu saya menyerahkan kepada pemilik warem, Akan tetapi pada batas yang disepakati warem tidak dibongkar maka pihak kami yang akan membongkar,"Tegasnya

Sementara itu, Pemilik warem yang berinisial, R, Meminta batas waktu pembokaran sebelum bulan ramadhan atau tepatnya tanggal 30 mei 2016.Hal tersebut dikarnakan untuk membongkar dan pembenahan barang-barang memerlukan waktu

"Kita siap untuk membongkar tapi kita minta waktu sampai sebelum puasa (30/5), Karna untuk membongkar memerlukan biaya dan juga untuk beres-beres tempat perlu waktu,"Papar R dalam rapat tersebut

Dalam pertemuan tersebut, Ke-dua belah pihak menyepakati hal tersebut, Dan pemilik warem tampa paksaan mengisi surat pernyataan, bahwa batas waktu pembongkaran sampai dengan tanggal 30 Mei 2016. Dan jika pada batas yang ditentukan tidak membongkar pihaknya siap bongkar oleh pemerintah

Reportase : Dewan_Sbo#01

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: