seputarbanten.com-BANTEN, dilangsir dari berita6, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya untuk menekan tingginya angka buta aksara di wilayah yang juga acap disebut tanah jawara itu. Saat ini, jumlah buta aksara di Banten mencapai 51 ribu orang.


Salah satu upayanya yang tengah dilakukan adalah, dengan mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) disetiap desa yang ada di Banten.

"Saat ini ada 51 ribu orang di Banten yang masih buta aksara. Jumlah itu akan terus kita tekan," kata Rano saat mengikuti seminar pembelajaran sastra dan gerakan literasi sekolah di Rumah Dunia,

Menurut Rano, pemberantasan buta aksara merupakan program pemerintah pusat yang sudah berjalan sejak tahun 2010 lalu. Sehingga pihaknya akan menerapkan budaya membaca di kalangan masyarakat dan anak siswa sekolah.

"Terus kita lakukan program penurunan buta aksara. Kita terapkan budaya membaca dilingkungan sekolah dan dilingkungan masyarakat," ungkapnya.

Rano meyakini, bila pihak desa bisa menghadirkan taman baca ketengah masyarakat, demi memberantas buta aksara.

"Anggaran untuk desa kini lumayan besar. Kita harapkan Kepala Desa (Kades) bisa memacu minat baca warganya, lewat program mendirikan taman bacaan di tiap desa," ujarnya.

berita6
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: