seputarbanten.com-MERAK, Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa berkunjuung ke rumah kurniasari (3bulan) menderita hidrosefalus di lingkungan Suka Senang Kelurahan Taman Sari Kecamatan Pulomerak, sore tadi (14/3)

Dari bincang-bincang Bem STIE Al-Khairiyah bersama ibu dari kurniasari menjela Winah (43) Diketahui awal mula anaknya terkena Hidrosefalus

"Awal ya gejala demam, kemudian dibawa kepuskesmas, tetapi lama kelamaan memjadi seperti ini,"menurut Winah, ibu dari kurniasari
Masih dalam bincang-bincang dengan pengurus Bem, Winah mengaku awalnya iya disarankan untuk oprasi anaknya, tetapi biaya sangat mahal sehingga belum iya lakukan

"saya pendatang dari indramayu dan bapak cikampek KTP pun masih daerah asal sehingga BPJS kami masih beralamatkan indramayu, Sehingga pengurusan harus keindramayu,"

Menurut Rojul Wahaj ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STIE Al-Khairiyah, Mengatakan selain bantuan dari pemerintah pihaknya akan menggalang dana sedikit meringankan beban dari keluarga kurniasari,

"Melihat orang tua kurniasari yang hanya berpenghasilan pas-pas an, Kami akan mencoba membantu dengan menggalang dana kepada mahasiswa,"Tuturnya

Rojul Wahaj, Mengaku penggalangan dana untuk Kurnia akam dilakukan mulai malam ini dan menghimbau seluruh mahasiswa Al-Khairiyah untuk dapat membantu,

"Mulai malem ini pengurus BEM akan menghimbau kepada seluruh mahasiswa STIE AL-KHAIRIYAH untuk bisa membantu mudah-mudahan kegiatan ini dapat meringankan keluarga kurnia,"Himbaunya

(asep Saifullah)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: