seputarbanten.com-SERANG,Jika biasanya aktivitas galian atau penambangan menuai penolakan masyarakat setempat, tapi tidak dengan warga Pulo Tunda, Kabupaten Serang.

Mereka justru mendukung aktivitas penambangan pasir laut yang dilakukan oleh Kapal Queen of Nederland di perairan sekitar Pulaun Tunda.

Dilangsir dari kabar6, Alasannya, seluruh penduduk Desa Wargasara yang merupakan satu-satunya desa di Pulau Tunda, mendapatkan bantuan dari dana CSR dengan jumlah bervariasi. Pulau Tunda sendiri, dihuni kurang lebih 1.200 jiwa.

Kepala Desa Wargasara, Syamsul Bahri mengklaim masyarakat sangat diuntungkan dengan adanya penambangan pasir laut di sekitar Pulo Tunda. Sebelum adanya penambangan pasir laut, masyarakat Desa Wargasara hanya mengecap pendidikan sekolah dasar (SD).

“Sekarang sudah banyak yang sarjana, minimal tamat SMA. Dari situ kami bisa menilai dengan baik dan sangat terbantu dan dihargai oleh penambangan pasir laut” katanya.

Syamsul melanjutkan, wajah Desa Wargasara mengalami kemajuan. Masayarakat Desa Wargasara kini dengan mudah mendapat listrik, jalan desa yang baik dan tempat ibadah yang besar.

Klaim senada disampaikan tokoh masyarakat Desa Wargasara, Yan Sawiyan. Menurut dia, masyarakat mendapat manfaat dari aktifitas penambangan.

Bahkan, Sawiyan berharap agar Kapal Queen of Nederland tetap terus melakukan penambangan pasir laut agar masyarakat Desa Wargasara bisa lebih sejahtera.(fir)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: