seputarbanten.com-CILEGON- CILEGON Ruang kelas SDN Sumampir, Kecamatan Purwakarta, yang terbakar pada Oktober 2015 lalu hingga kini belum ada perbaikan

Padahal pasca terjadinya kebakaran,Iman Aryadi yang saat itu baru saja berakhir masa jabatannya Sebagai Walikota Cilegon, dan Kepala Dinas Pendidikan Muhtar Gozali saat langsung meninjau lokasi kebakaran berjanji akan segera membangun kembali ruang kelas yang terbakar dengan dana taktis atau dana darurat.

H. Maksum, Ketua Komite SDN Sumampir yang juga tokoh masyarakat,menuturkan , Akibat terbakarnya gedung sekolah tersebut saat ini persoalan belajar mengajar terganggu.

"Siswa kelas 3 harus masuk siang, Bergantian dengan siswa kelas 1, Ini akibat SDN sumampir kekurangan Kelas,"Katanya

H.Maksum mengaku, pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum tidak cepat melakukan pembangunan paska kebakarab tersebut.

“Dinas Pendidikan beberapa kali mengecek datang kesini, bahkan dari Dinas Pekerjaan Umum sudah mengukur-ngukur. Tapi sudah lebih setengah tahun tidak ada realisasinya,” Tutur Maksum Saat bertemu Seputar Banten (30/3).

Maksum berharap Pemerintah Kota Cilegon, Segera menepati janjinya agar proses belajar mengajar tidak lagi terganggu.

"Saya meminta kepada Pak wali untuk segera mengeluarkan kebijakan mempercepat pembangunan ruang kelas baru,” Pintanya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Muchtar Gojali, Menegaskan pihaknya akan mer-realisasi pembangunan gedung SDN sumampir dalam waktu dekat ini.

"Kalau itu janji, Wajar untuk di tagih, Kita akan lakukan pembangunan gedung SDN Sumampir pada tahum 2016 ini,"Tegasnya

Selain itu juga Muchtar, Berjanji, SDN Sumanpir merupakan sekolah pembina sehingga akan menambah tenaga pengajar yang merupakan hasil rekuitment dari dinas pendidikan.

"Ini bertahap, kami akan melakukan seleksi kepada wawasan guru dan karakter guru, dan ini akan dilakukan pada 2017,"Janjinya.(Dewan).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: