seputarbanten.com-CILEGON, Undang No 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka diharapkan pelaksanaan pendidikan Pramuka saat ini tidak lagi sekedar mengisi waktu senggang, akan tetapi telah meningkat menjadi kewajiban untuk diimplementasikan bersama.  

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Muhtar Gojali usai menghadiri acara pembukaan perkemahan indonesia scout callenge (ISC) Sabtu (19/3) di Bumi Perkemahan Krakatau Steel.

Muhtar mengatakan bahwa dengan dimasukkannya Pendidikan Pramuka dalam Kurikulum 2013 sebagai Ekstra Kurikuler Wajib, maka sejak  bulan Juli 2014 telah mulai di berlakukan.

"Saya harapkan para Kepala Sekolah dan guru-guru yang ada di Kota Cilegon ini, untuk mengaktifkan lagi kegiatan ke-pramuka-an di semua sekolah, supaya dapat membina dan membentuk karakter yang baik bagi anak- anak didik kita semua.” Ujar Muhtar kepada Seputar Banten, Sabtu (19/3).  

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Purwakarta Wawan Setiawan, menambahkan kami siap menjadi organ penggerak di tingkat bawah dalam menggelorakan kembali gerakan Pramuka di gugus depan, pada kesempatan  ini Kwarran Purwakarta menyambut baik atas kepercayaan jajaran Kwarcab Kota Cilegon yang menunjuk kami selaku tuan rumah perkemahan indonesia scout callenge (ISC) ini, kami berharap kegiatan ini berjalan lancar tanpa hambatan apapun sampai acara penutupan nanti.

“Kami siap mensukseskan acara ini sampai selesai.” Tutup Wawan (Hilmi).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: