seputarbanten.com-MERAK, Balita Kurnia Sari (3 bulan) putri pasangan Kaswan dan Winah pagi ini (14/3) di datangi Wali Kota Cilegon, Iman Aryadi

Iman Aryadi yang datang bersama kepala dinas kesehatan Kota Cilegon selain menemui kurnia, Iya juga menemui Aji (10) anak dari karsono yang mengalami Hidrosefalus dilokasi yang sama.

Menurut Iman Aryadi, Pemerintah Cilegon telah melakukan bantuan sejak awal, Akan tetapi persoalan domisili ibu dari kurnia yang ber- KTP luar kota Cilegon menjadi masalah admistrasi

"Ibu dari kurnia alamat KTP bukan Cilegon ini kesulitan dalam pemberian bantuan, Tetapi saat ini sudah saran kan kepada ketua RT untuk mengurus perpindahan KTP,"Katanya

Selain Persoalan KTP menurut iman untuk melakukan tindakan oprasi pada pasien Hidrosefalus harus memenuhi sarat tertentu

"Untuk melakukan oprasi berat badan pasien harus memenuhi sarat tertentu,"Katanya

Menurut Kepala dinas Kesehata Kota Cilegon Dr. Arryatna, Semestinya keadaan seperti ini dapat diditeksi sejak lahir akan tetapi karna biaya yang cukup tinggi kebanyakan tidak dilakukan.

"Hal seperti ini sebenernya bisa di diteksi sejak dalam kansungan, Tetapi biaya cukup besar,"Tuturnya

Dr Arryatna, Mengaku akan membantu pasien Hidrosefalus sampai tuntas, Tetapi berat badan pasien harus 9 kilo.

"Untuk melakukan oprasi berat pasien harus 9 kilo, sehingga saat ini berat badan balita kurnia yang hanya 3 kilo belum bisa dilakukan,"Tuturnya

Sementara itu, Kepala Uptd Puskesmas Pulomerak, Dr. H. Faisal, mengaku kasus kurnia sudah terditeksi sejak kandungan enam bulan dengan tanda-tanda tekanan darah tinggi.

"Tekanan darah tinggi ibu balita pada saat mengandung merupakan paktor Hidrosefalus pada bali, dan pada saat lahir pun balita kurnia berat badanya 1,6n "Katanya

Menurut, Dr Faisal, selain dua pasien yang berada dilingkungan suka senang ada satu pasien lagi di kelurahan mekarsari, Akan tetapi Aji sudah pernah di operasi.

"Kita akan konsulkan ke RSUD serang karena RSUD kota cilegon tidak ada Dr Bedah, Rencananya oprasi akan dibarengkan kedua pasien teraebut yang belum dioprasi,"Tutupnya

(dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: