seputarbanten.com-CILEGON, Warga Lingkungan Kecamatan Purwakarta merasa tidak nyaman dengan tata bangunan trowongan Tol yang merupakan pembatas jalan antara Kelurahan Kota Bumi dan Purwakarta.

Menurut ketua karang Taruna Tegal bunder, Ali Murtado, Jalan yang sempit dan juga tinggi yang tidak memadai membuat terowongan tersebut menghambat aktivitas warga.

"Bus dan Truk biasanya mentok kalau lewat trowongan tersebut, Sementara kalau ada warga yang ingin pindahan atau dalam proses pembangunan harus memutar,"Ungkapnya

Dengan keadaan seperti itu, Ali, Meminta PT. Marga Mandala Sakti ( MMS), Untuk bertanggung jawab dan mencarikan solusi, Dan jika hal ini tidak juga mendapat respon, Iya mengancam akan melakukan Aksi Demo kepada PT.MMS

"Jika tuntutan warga ini tidak direspon oleh PT.MMS, Kami akan melakukan demo,"Tegasnya

Semantara itu, Camat Purwakarta, Balukia Iqbal, Menuturkan kepada seputarbanten.com, Pihaknya sudah berusaha menemui pihak PT.MMS, Tetapi sampai saat ini belum mendapatkan tanggqpan apapun

" Kami juga merasa kasihan kepada anak sekolah, Seandainya nanti ada Bus sekolah yang akan melintas itu kesulitan dan harus muter, Kami sudah bertemu dengan pihak MMS tetapi hasilnya diserahkan kembali kepada pemerintah daerah," Katanya

Balukia Iqbal, Berharap ada solusi dari permasalahan tersebut, Agar akses jalan tidak terhambat.

"Kalau tudak bisa dirubah keadaan trowongan tersebut,Setidaknya Dibuatkam Flyover,"Tuturnya

Menanggapi, Ketua karang Taruna yang akan melakukan aksi, Pihaknya hanya menginginkan aksi demo tersebut dilakukan sesuai presedur dan damai.

"Kami tidak dapat melarang, Tetapi domo harus dilakukan dengan presedur dan jangan terjadi tindakan yang tidak diinginkan,"Tutupnya

dewan_Sbo#01
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: