seputarbanten.com-BIRMINGHAM , Praveen Jordan/Debby Susanto siap mengakhiri kutukan saat berhadapan dengan Zhang Nan/Zhao Yunlei di semifinal All England 2016. Menyelisik rekor pertemuan, unggulan pertama China di atas kertas lebih diunggulkan ketimbang duet ganda campuran Indonesia.

Dari tujuh pertemuan terakhir, Praveen/Debby tak pernah menang. Terakhir mereka saling berhadapan di Hong Kong Terbuka 2015. Saat itu juara Singapura Terbuka takluk melalui pertarungan sengit rubber game 20-22, 21-17, dan 19-21 atas Zhang/Zhao.

Kendati belum berhasil mengakhiri kutukan melawan duet ganda campuran terbaik dunia, namun dalam dua pertemuan terakhir Praveen/Debby tampil agresif dengan memaksa pertandingan berakhir dengan rubber game. Sehingga bukan tidak mungkin satu-satunya wakil Indonesia di turnamen tertua bakal membuat kejutan dengan melaju ke final.

"Buat lawan besok perasaannya biasa aja. Gimana pun juga, kalau sudah di lapangan kan sama-sama punya kans," kata Debby seperti dikutip Badmintonindonesia, Sabtu (12/3/2016).

Praveen menambahkan doa dari masyarakat Indonesia akan sangat membantu mempermudah perjalanan menuju final All England. "Ketemu mereka belum pernah menang, hanya hampir menang aja. Jadi kami mohon doanya supaya bisa menang lawan mereka," tutup Praveen.(red)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: