seputarbanten.com-MERAK, Pedagang pasar baru merak keluhkan banyaknya pungutan kepada mereka setiap hari, Dalam sehari pedagang bisa menerima tujuh kali pungutan, yang dianggapnya tidak jelas.

Menurut keterangan dari salah satu pedagang pasar merak, Rusdi, yang berjualan los atau Emprak, Iya mengaku sehari memberikan uang kepada petugas sampai tujuh kali, Dari petugas kebersihan, keamanan sampai ke petugas parkir.

"Petugas yang datang berbeda-beda, dari pungutan kebersihan, keamanan datang 2 kali sehari, Petugas lain yang entah pungutan apa dan parkir, Sehari bisa 7 kali petugas datang, besaran uangnya sih antara Rp 1000 sampai Rp3000,"Terangnya

Rusdi, Menambahkan, Ada perbedaan antara pedagang kios yang hanya memerima tiga kali saja sedangkan untuk pedagang Emprakan petugas yang datang sampai tujuh petugas meminta iyuran.

"Yang saya bingungkan kalau pedagang yang menempati kios itu cuma tiga kali iyuran saja dalam sehari, semetara kami bisa tujuh kali, kami gak bisa membedakan antara yang resmi dan yang bukan wong sebagian hampir semuanya yang datang petugas dari UPTD pasar,"Tambahnya

Ditemui terpisah, Kepala UPTD Pasar Merak, Muhamad Ibrohim Azis,Saat melakukan rapat dengan keaman pasar meminta para keamanan untuk fleksibel dan tidak membebani pedagang

"Itu flexsibel aja jangan sampai kegiatan tersebut menjadi beban bagi pedagang,"Paparnya kepada keamanan saat rapat pagi tadi (10/3)

Kepada seputarbanten, Ibrohim, Menjelaskan, Pungli yang dimaksud adalah kebiasaan petugas yang iri dengan temannya jika diberikan sesuatu oleh pedagang

"Biasanya pedagang memberikan sesuatu dengan iklas tetapi ada petugas lain yang ingin iya menemui pedagang tersebut dan itu dilakukan berkali-kali,"Tegasnya

(dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: