seputarbanten.com-PULOMERAK, Petugas gabungan dari Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Perhutanan Jawa Barat, berhasil mengamankan ribuan burung tanpa dokumen resmi di dermaga I Pelabuhan Merak, Sabtu (12/3) dini hari.

Kepala KSKP Merak AKP Nana Supriyatna mengatakan, operasi itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi bahawa ada bus yang membawa ribuan burung tanpa dilengkapi dengan dokumen resami.

"Yang kita curiga ada tiga bus yang baru keluar, kemudian kita periksa dan hasilnya salah satu bus yang keluar dari KMP Jatra I itu membawa burung tanpa dilengkapi dokumen resmi,” katanya,

Dijelaskan, Nana, Polisi telah melakukan pendataan terhadap sopir dan bus yang ketahuan menyelundupkan burung ilegal itu.

“Kita akan tetap melakukan penjagaan dan pengawasan di Pelabuhan Merak, agar tidak ada barang ilegal masuk ke Jawa,” katanya.

Nana, berharap semua instansi terkait baik yang di Jawa maupun Sumatera agar bisa lebih waspada untuk melakukan penjagaan guna mengantisipasi adanya barang selundupan di pelabuhan.

"Semua pihak baik di jawa mau di sumatra agar lebih waspada terhadap penyelundupan barang dari pelabuhan,"Harapnya

Polisi Kehutanan BKSDA Jawa Barat wilayah Banten, Uday Udaya mengatakan, selama ini pihaknya terkendala hukum dan tidak bisa menindak pelaku penyelundupan burung yang tidak dilindungi dengan hukuman pidana.

“Sebab kalau yang tidak dilindungi BKSDA tidak ada pidana cuma diperlakukan seperti yang dilindungi dan disita untuk negara,” katanya. (red)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: