seputarbanten.com-GROGOL, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Cilegon dinilai lemah dalam melakukan penertiban terhadap warung remang-remang dan tempat hiburan malam.    

Iwan salah seorang warga Merak mengatakan, keberadaan warem di wilayah Cikuasa Pantai meresahkan masyarakat. Sehingga, setiap kali ditertibkan warung itu akan kembali dibangun dan beroperasi, sementara pengawasan dari Pemkot Cilegon sendiri masih kurang.

“Sebetulnya kalau tegas warem dan tempat hiburan enggak bakalan berani buka (operasi),” ujarnya.   

Dede warga lainnya menilai, pemerintah bisa melakukan tindakan yang tegas dengan cara tidak membeda-bedakan ketika melakukan penertiban,

“ya dilakukan semuanya, supaya enggak ada kesan pandang bulu atau memihak,” tutrnya.   

Sementara itu, Camat Grogol Hudri Hasun mengatakan, jika dilakukan satu pihak, penertiban dan pembongkaran itu akan sulit untuk dilakukan.

“Insa Allah April ini sudah enggak ada lagi warem, kita tinggal nunggu mereka selesai melakukan atau memindahkan alat-alat, jadi kita kasih tempo dalam satu bulan,” ujarnya.   

Pada bagian lain, Kepala Satpol PP Cilegon Ujang Sukirman belum bisa memberikan komentar banyak mengenai permasalahan tersebut, dihubungi melalu tekepon selulernya namun dia mengaku sedang ada acara diluar kota.

“Maaf saya lagi sama lurah dan camat di Balik Papan,” katanya melalui pesan singkat.(dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: