seputarbanten.com-BARCELONA,Dilansir dari sindonews, Genderang perang mulai ditabuhkan tim Movistar Yamaha setelah masa depan Jorge Lorenzo yang terus dikaitkan bakal bergabung dengan Ducati pada musim depan. Lin Jarvis selaku Direktur Balap Garpu Tala mengingatkan agar tim asal Italia tidak mengusik juara dunia 2015.

Kontrak beberapa joki top MotoGP bakal berakhir musim ini. Lorenzo masuk dalam daftar tersebut dan belakangan tim Ducati sering dikaitkan dengan kepindahan X-Fuera pada musim depan. Dan mereka dilaporkan tengah bersiap untuk menawarkan harga fantastis demi mendatangkan pemilik nomor 99.

Melihat situasi seperti ini kemungkinan banyak orang menganggap bahwa Yamaha harus menyiapkan dana yang besar demi menyelamatkan karier Lorenzo. Tapi tidak dengan Jarvis dan dia berkata bahwa tim tidak mempunyai tradisi untuk mengamankan kesepakatan dengan melakukan penawaran yang menggiurkan kepada pembalap.

Artinya, Yamaha tidak akan terlibat dalam 'perang' uang dengan Ducati. Apalagi Lorenzo pernah mengatakan jika dirinya ingin pensiun di tim Garpu Tala.

"Kita tahu pasar dan kita tahu harga, tapi itu bukan gaya kami. Kami selalu bersedia membayar harga untuk pembalap kami, namun kami tidak ingin melakukan itu. Sekarang kami dalam posisi yang menguntungkan untuk bisa menawarkan kontrak baru ke pembalap. Ditambah motor kami sangat kompetitif serta tim dan perusahaan kami sangat baik. Jadi kita tidak perlu menempatkan banyak uang hanya untuk pembalap," ungkap Jarvis seperti dikutip Speedweek, Minggu (6/3/2016).

Sebelumnya Lorenzo mengaku sepakat dengan aturan main yang diajukan timnya terkait kontrak pembalap. Yamaha umumnya memperpanjang kontrak pembalap di tengah musim.

Sebetulnya, tidak ada yang aneh dengan kebijakan Yamaha menyodorkan kontrak baru pada pembalapnya di tengah musim mengingat langkah tersebut lumrah dilakukan tim balap. Tidak hanya Lorenzo, Yamaha juga akan menyodorkan kontrak baru pada Valentino Rossi setelah tengah musim.

Red
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: