seputarbanten.com-GEREM, Bangunan liat yang berada diatas pipa gas milik beberapa perusahan di gerem, tepatnya dilingkungan kramat kelurahan gerem kecamatan grogol.

Karna bangunan tersebut amat membahayakan karna keberadaannya yang berada di atas pipa gas dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Oleh karna itu, Kepala kelurahan gerem pagi ini (14/4) bersama sejumlah industri memanggil warga yang memempati bangunan tersebut.

Dalam pemanggilannya lurah gerem, H.Samlawi meminta pemilik bangunan tersebut untuk membongkar bangunan, karna ia telah melakukan peringatan sejak tahun 2012 tetapi sampai saat ini belum juga bangunan tersebut pindah.

"Kami telah memberikam peringatan kepada warga sejak tahun 2012 lalu, tetapi sampai saat ini belum juga ada bangunan yang pindah,oleh karna itu kami meminta segera dibongkar"Katanya.

Meski dalam pertemuan antara warga, industri dan kepala kelurahan, Warga meminta ganti rugi atau relokasi, tetapi kepala kelurahan gerem dalam menanggapi hal tersebut tidak dapat menuruti.

"Mereka menempati tanah negara selain itu juga tidak memiliki surat apapun, dan banyak yang bukan KTPnya penduduk gerem, Segingga kami tidak dapat menuruti hal tersebut,"Tegas H. Samlawi.

Samlawi, saat ini masih memberikan teloransi kepada pemilik bangunan dengan memberikan waktu sampai dengan 30 mei 2016 untuk pembongkarannya.

"Kami akan bongkar bangunan tersebut pada tanggal 30 mei 2016 yang bertepatan dengan pembongkaran warem,"Tuturnya.

Samlawi, Mengaku setelah relokasi pihaknya akan bekerjasama dengan petugas bangunan liar (Bangli), dan juga dinas pertanaman untuk menjadikan bangunan tersebut lahan terbuka hijau.

"Saya akan meminta pengawasan dari petugas bangli dan juga dinas pertanaman untuk menjadikan tempat tersebut lahan terbuka hijau, agar lahan tersebut tidak didirikan bangunan kembali,"Harapnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: