seputarbanten.com-CILEGON, Dalam rangka meningkatkan target wajib pajak samsat kota cilegon berencana mengenakan pajak pada kendaraan alat berat.

Menurut, kepala UPT Samsat Cilegon, Nia Karmina juliasih, mengatakan saat ini baru senagian alat berat yang telah wajib pajang yaitu yang telah memiliki Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK).

"Saat ini sudah ada beberapa alat berat yang wajib pajak yaitu kendaraan yang memiliki STNK saja,"Katanya

Nia, mengaku belum bisa menentukan alat berat berpotensi untuk wajib pajak, pihaknya akan melakukan pendataan, Jika nantinya berpotensi pihaknya akan melakukan wajib pajak bagi seluruh alat berat.

"Kami belum singgung, akan tetapi nantunya kami akan lakukan pendataan, jika alat berat berpotensi untuk di jadikan wajib pajak kami akan lakukan,"Tuturnya

Sememtara itu, Gubenur Banten, Rano Karno, Mengungkapkan bahwa persoalan alat berat wajib pajak ini pernah menjadi bahasan di MK karna alat berat bukan kata gori motor.

"Pertanyaan saya jika alat berat bukan motor bagaimana alat berat akan begerak jika digerakan dengan motor,"Ungkapnya

Rano Juga, Menerangkan akan mencari solusi dari kendaraan alat berat tersebut, karna alat berat berpotensi wajib pajak walau nilai potensinya hanya 10 persen.

"Selain wajib pajak alat berat juga berpotensi lalu lintas yang terganggu, tetapi saya akan carikan solusi agar alat berat menjadi wajib pajak, walaupun besaran potensi alat berat bila di banding dengan kendaraan roda empat hanya 10 persen,"Tegasnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: