seputarbanten.com-MERAK, Perpindahan pedagang emprakan ke hanggar baru di pasar baru merak, yang telah telah di lakukan sejak 4 maret 2016, terjadi jual beli los.

Menurut, Urif Pedagang tahu yang belum bisa menempati kios lantaran ia belum melunasi pembelian los yang nilainya sampai empat juta.

"Bukan hanya saya pak yang suruh beli, pedagang lain pun sama, Tetapi nilainya beda-beda dari mulai dua juta sampai lima juta, nilai segitu hanya untuk losnya sementara bangunannya saya bangun sendiri, dan saya melakukan pembayaran dicicil kepada oknum yang mengaku pengelola pasar,"Katanya kepada Seputar Banten (10/4)

Urif, mengaku telah melaporkan kejadian jual beli los ini kepada anggota DPRD yang juga ketua paguyuban pedagang pasar baru merak, H. Aam amrullah.

"Saya telah mengadu kejadian ini sama pak aam anggota dewan cilegon, Agar di tindak lanjuti,"Akunya.

selain itu pedagang lama banyak yang tidak kebagian los, akan tetapi Dalam pernyataan sebelumnya, Muhamad Ibrohim Azis kepala UPTD pasar baru merak mengaku dari kapasitas 256 hanya 130 los saja yang akan di tempati dan mengutamakan pedagang lama.

Toni, Pedagang yang telah berjualan sejak 2004 yang tidak mendapatkan tempat menuturkan, masih banyak pedagang yang lama yang tidak kebagian tempat tetapi pedagang baru dan juga ada pedangan lain sampai dapat 2 los

"Mungkin karna saya tidak sanggup bayar mangkanya saya gak di kebagian, Sedangkan pedagang baru kebagian bahkan ada yang sampai dua los," Tuturnya.

Di temui di kediamannya, H. Aam Amrullah Anggota komisi dua DPRD Kota Cilegon yang juga ketua paguyuban pasar, Membenarkan adanya aduan pedagang kepadanya, dan ia saat ini sedang mendata pedagang yang dipintai bayaran untuk menempati los tersebut.

"Dana pembangunan hanggar dari pusat yang mencapai 1,7 m ini diperuntukan meningkatkan perekonomian masyarakat, seharusnya los tersebut diberikan secara geratis kepada pedangang yang mau berjualan ditempat teraebut," Tegasnya

Rencananya, Aam akan segera mengkordinasikan dengan dinas terkait dan jika didapati pelanggaran hukum, ia aka melapotkan kepihak kepilisian.

"Saya akan segera laporkan hal ini kepada dinas terkait yaitu disperindakop, Dan jika ada pelanggaran hukum saya akan laporkan kepada pihak kepolisian,"Tandasnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: