seputarbanten.com-BUDAYA, untuk terus melestarikan kebudayaan kendang di perguruan pencak silat teratai putih Cidangdang yang berada dilingkungan cidangdang kelurahan rawa arum kecamatan grogol, mengajarkan kebudayaan tersebut pada anak usia sekolah dasar.

Menurut habibie, Pelatih kendang pencak silat teratai putih cidangdang, saat ini kebudayaan kendang sudah mulai tidak diminati, sehingga sejak awal tahun 2015 mengajarkan kendang yang merupakan kebudayaan asli kota cilegon ini pada anak usia sekolah.

"Untuk yang latihan disini di mulai sejak usia 6 tahun, agar kesenian kendang kedepan disukai oleh semua kalangan, dan tidak terkikis oleh kesenian modern yang sudah banyak merasuki anak-anak,"Tuturnya kepada seputar banten (21/4)

Habibi, menjelaskan untuk melatih anak-anak yang masih sekolah ia membuat jadwal latihan saat hari libur sekolah sehingga tidak mengganggu pelajaran mereka.

"Untuk jadwal latihan setiap malam minggu, untuk saat ini sih masih putra-putra cidangdang, akan tetapi saya juga membuka untuk umum jika ada yang berminat latihan,"Katanya.

Sementara itu, Septi Kurniawan (12), yang sudah mahir dalam meniup trompet kendang cilegon ini mengaku sangat senang dengan kegiatan tersebut, ia telah mahir dalam memainkam trompet sejak usianya 10 tahun.

"Sering ikut kalau ada pentas bahkan saya pernah keluar kota cilegon, saya senang bisa ikut melestarikan kebudayaan kendang ini,"Pengakuannya.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: