seputarbanten.com-CILEGON, Ratusan supir angkot kota (Angkot) cilegon, yang tergabung dalam Persatuan Supir Angkot Cilegon (PSAC) keluhkaan adanya beking dari Aparat penegak hukun pada supir agkot lainnya, yang dapat mempermudah supir angkot dalam pengurusan surat-surat.

Ketua PSAC, Ajat Sudrajat Dalam kegiatan sosialisasi pencegahan tindak kejahatan di dalam angkot mengatakan selama ini (27/4) banyak sekali angkot yang tidak tergabung dalam PSAC karna adanya beking pada supir angkot yang mempermudah pengurusan surat-surat kelengkapan kendaraan.

"Biasanya supir angkot dipintai iyuran untuk mempermudah jika ada persoalan dilapangan, sehingga mereka tidak mau bergabung dengan PSAC yang mengaruskan pemilik kendaraan lengkap dalam surat-suratnya,"Katanya.

Ajat juga mengaku bahwa banyak sekali beking supir angkot dan beking tersebut merupakan Aparat penegak hukum yang dapat mempermudah supir seperti jika surat mati dapat dengan leluasa beroprasi

"Biasanya yang membeking supir angkot tersebut adalah aparat penegak hukum, yang pungsinya jika surar-surat mati mereka tetap dapat beroprasi,"Tuturnya.

Sementara itu, Kanit Patroli Polres Cilegon IPDA, Widyagana Putra, Membenarkan hal tersebut akan tetapi yang ia temui selama ini petugas yang membeking supir angkot masih dalam kolidor yang benar.

"Selagi itu masih dalam kolidor yang benar kami tidak mempersoalkan hal tersebut seperti untuk membantu pengurusan surat-surat yang mati, tetapi jika ada petugas yang sengaja membeking untuk mempermudah kendaraan tetapi surat-suratnya mati itu yang tidak benar," Ungkapnya

Kanit Widyagana menegaskan jika ada petugas kepolisian yang membeking akan tetapi untuk mempermudah supir angkot untuk hal tidak benar, ia akan segera menindak tegas dengan melaporkannya kepada propam.

"Saya belum mendapatkan laporan dari supir angkot akan tetapi jika ada petugas kepolisian yang melakukan iti kami akan tindak tegas,"Tegasnya.(Dewan).
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: