seputarbanten.com-MERAK, makin maraknya salon dilingkungan taman sari kecamatan pulomerak yang melanggar aturan seperti buka hingga melebihi aturan jam buka salon, salon memberikan pasilitas karoke, pijat dan juga menjual minuman keras, akhirnya kelurahan taman sari memberikan surat peringatan kepada salon.

Dalam surat peringatannya kelurahan merintahkan salon agar buka pada jam 09:00 pagi dan tutup pada pukul 21: 00 dan juga meminta salon agar menutup aktivitas karoke dan pijet yang telah melanggar perijinan salon dan juga meresahkam masyarakat.

Menurut kepala kelurahan taman sari, Tb. Eddi Sugara surat peringatan tersebut akan diberikan pada seluruh salon yang ada dilingkungan kelurahan taman sari, hal ini agar tidak semua salon tidak melakukan hal yang sama.

"Ada delapan salon yang berada dilingkungan kelurahan taman sari dan kesemuanya akan kami berikan surat yang sama, agar tidak ada lagi salon yang melanggar peraturan,"Ungkapnya kepada seputar banten.

Eddi, menghimbau kepada semua salon agar mematuhi surat peringatan tersebut agar lingkungan kelurahan taman sari menjadi aman dan tertib.

"Ini juga mau memasuki bulan puasa sehingga saya meminta salon untuk tidak lagi membuat resah masyarakat dengan mematuhi surat peringatan tersebut,"Himbaunya.

Ditempat berbeda, Ustad Abdul Qodir Jaelani (AQJ) mengaku langkah yang diambil pihak lelurahan sudah tepat agar salon dapat menutup kegiatan-kegiatan yang meresahkan warga, akan tetapi ia meminta kepada pihak kelurahan untuk bersama warga untuk terus mengawasi salon setelah surat dilayangkan.

"Kalau sudah diperingati pihak kelurahan, salon masih saja melakukan tindakan yang melanggar ini sama saja salon memantangi warga, dan sudah selayaknya salon-salon tersebut ditutup,"Tegasnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: