seputarbanten.com-GEREM, Sebanyak sepuluh warga lingkungan keramat Rt 02 Rw 02 Kelurahan Gerem Kecamatan Gerogol, Yang menempati bangunan diatas pipa gas industri, yang rencananya akan dibongkar pada 30 mei 2016 berbarengan dengan pembongkaran warung remang-remang oleh kelurahan gerem.

Siang tadi (29/4), perwakilan warga yang akan digusur mendatangi kantor keluraha gerem, dengan membawa surat permohonan penangguhan penggusuran.

Ate, salah seorang warga yang telah menempati bangunan lebih dari lima tahun, mengatakan ia dan rekan-rekan lainnya meminta kelurahan gerem untuk menangguhkan penggusuran sampai dengan tanggal tujuh agustus.

"Kami mengakui kesalahan dengan membangun diatas jalur pipa gas, akan tetapi saya meminta pak lurah, untuk mempertimbangkan alasan kami meminta penangguhan penggusuran," Katanya

Ate, Menuturkan alasan penanguhannya adalah anak-anak kami yang masih sekolah yang sebentar lagi akan menghadapi ujian, selain itu pada akhir bulan mei akan memasuki bulan puasa, dan untuk pindah kami memerlukan biaya untuk kontrak rumah.

"Kami khawatir anak-anak kami yang masih sekolah dan akan menghadapi ulangan akan stres, dan untuk pindah memerlukan biaya yang cukup besar,"Tuturnya kepada seputar banten

Ate, Berharap pengajuannya tersebut dapat dipertimbang pengajuannya karna iya merasa bukan merupakan bagian warem.

"Kami sangat berharap pemerintah dapat mendengar suara kami melalu tandatangan sepuluh warga yang dibubuhi materai ini, karna kami hidup ditempat tersebut hanya untuk ngurus rumah tangga dan mencari makan,"Harapnya.

Ditemui terpisah, Kepala Kelurahan Gerem, H.Samlawi akan membawa permohonan warga ini dalam rapat pada asda satu kota cilegon, karna selama ia tidak dapat memberikan keputusan sendiri.

"Saya tidak dapat memutuskan sendiri tetapi saya akan bawa dalam rapat asda satu,"Ungkapnya.
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: