seputarbanten.com-CILEGON,Sejumlah warga yang tinggal di Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon melakukan razia ke perusahaan CV  Bilqis Corporation Surabaya, dan kost-kostan, Jumat (¼) dini hari. Aksi itu dilakukan lantaran warga menilai perusahaan tidak memiliki izin namun sudah beroperasi, sedangkan sweaping kos-kosan dilakukan karena ada dugaan dijadikan sebagai tempat maksiat

Warga menilai, CV Bilqis Corporation Surabaya yang bergerak dibidang penjualan panci dan alat rumah tangga itu tidak memiliki izin HO , serta izin domisili yang dikeluarkan oleh pihak kelurahan dan kecamatan. Seusai melakukan pembicaran dengan pihak perusahaan,

kemudian warga melakukan razia ke kos-kosan yang ada di sana. Namun hal itu diduga bocor, karena tidak ada pasangan mesum atau miras yang ditemukan.    Adam salah seorang warga mengatakan, perusaahaan itu sudah beroperasi selama dua tahun, dan mengontrak di salah satu rumah warga.

Selama tinggal menepat di sana, pemilik perusahaan tidak pernah melaporkan keberadaannya kepada pemerintah setempat. Selain itu, dia juga menduga bahwa perusahaan itu telah mempekerjakan orang dari luar daerah dan tidak dilengkapi dengan identitas diri.

“Jadi perusahaan ini tidak punya SITU,TDP dan Akta Pendirian yang ada hanya sertifikatnya saja,” katanya, kemarin.   

Saat di tanya mengenai kelengkapan data perizinan perusahaan, Manager perusahaan tersebut tidak bisa menunjukan kelengkapan perusahaan. Untuk itu, sebaiknya pemilik perusahaan segera melengkapi surat perizinan yang ada.

“Memang terasa aneh perusahaan yang sudah menempati selama dua tahun belum pernah datang ke Kelurahan untuk melapor keberadaanya,” ujarnya Suparno Manager CV. Bilqis mengakui, semua surat perizinan yang ada di perusahaan yang sudah beroperasi selama dua tahun itu ada di luar kota, atau tepatnya di perusahaan induknya. Bahkan, ketika warga meminta surat perizinan yang dimiliki perusahaan, pihaknya tidak bisa menunjakn, bahkan terkesan banyak alasan.

“Semua data Perusahaan berada di jogya,"katanya singkat.   

Hikmat Kasie Trantib Kelurahan Ciwaduk mengatakan, razia ini dilakukan oleh pihaknya lantara banyak warga yang mengadu tentang perusahaan dan tempat kos yang ada di wilayahnya. Namun  sayang, ketika melakukan razia ke sejumlah tempat kos, warga tidak menemukan satu orang pasangan mesum maupun benda terlarang lainnya.

“Mereka sudah tau akan ada razia, buktinya semua penghuni sudah pada keluar meninggalkan kontrakanya, padahal sebelumnya kostan tersebut ramai,” ujarnya.   

Sementra itu Brigadir Hamjah, Babinkantibmas Kelurahan Ciwaduk mengatakan, razia ini merupakan salah satu cara untuk menertibakan wilayahnya dan menimalisir peredaran narkoba.

Hal itu juga bertujuan agar pemilik dan penghuni kos melaporkan keberadannya kepada pihak kelurahan maupun kecamatan.

“Harus melaporkan kedatanganya sebelum mengontrak. Tujuannya untuk  menghindari hal- hal yang tidak didinginkan dan menjaga ketertiban lingkungan,” tukasnya.(Dewan).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: