seputarbanten.com-MERAK, Warga lingkungan kelurahan tamansari kecamatan pulomerak semakin geram dengan tindakan salon ana yang berada dilingkungan batu bolong kelurahan tamansari lantaran salon tersebut yang diduga telah menyalahi aturan seperti menyediakan tempat karoke, pijat, dan menjual miras dan buka hingga subuh kini semakin menjadi, meskipun warga telah melapokan kegiatan tersebut kepada pihak kelurahan (19/4).

Menurut Ustad Abdul Qodir Jaelani (AQJ), Warga linkungan sawah yang juga pengurus Badan Executiv Pemedu (Bep) Pulomerak mengaku setelah laporan warga dengan membubuhkan tandatangan dilaporan dan juga pemberitaan dimedia, Salon ana bukan menghentikan kegiatannya malah semakin menjadi hal ini dianggap warga suatu tantangan kepada warga.

"Kemaren belum kami laporkan salon ana tutup sampai jam 3:30, tetapi setelah kami laporkan dari pantauan rekan-rekan kami kegiatan mereka semakin menggila dengan tutup hingga jam 7:00 pagi, ini sama saja dengan menantangi warga,"Tuturnya kepada seputar banten (26/4)

AQJ, menjelaskan warga sudah sangat marah dengan hal tersebut bahkan warga meminta untuk segera turun untuk melakukan sweeping dan menutup kegiatan salon tersebut, Akan tetapi ia masih meminta warga untuk menunggu tindakan dari yang berwajib seperti kelurahan dan satpol pp.

"Saya masih menunggu tindakan dari pihak kelurahan, karna warga sudah melaporkan (21/4), tetapi jika pihak kelurahan tidak segera melakukan tindakan, jangan salahkan warga jika warga turun tangan sendiri,"Tegasnya

Sementara itu kepala kelurahan tamansari, Tb.Eddi Sugara, mengaku telah memerintahkan kasi trantib kelurahan untuk membuat surat peringatan kepada salon akan tetapi sampai saat ini ia belum mengetahui tindak lanjurnya.

"Saya telah memerintahkan kasi trantif kelurahan tamansari untuk membuat surat peringatan, tetapi saya belum mengetahui apakah sudah diberikan apa belum,"Pengakuannya

Disisi lain, Kasi Trantib kelurahan tamansari, Rahmad Safari, mengatakat pihaknya telah membuat surat peringatan tersebut akan tetapi sampai saat ini belum ditandatangani kepala kelurahan.

"Saya akan layangkan jika sudah ditandatangani pihak kelurahan, jika salon sudah diperingatkan masih saja melakukan kegiatan seperti itu saya akan berkordinasi dulu dengan kepala kelurahan tindakan apa yang harus dilakukan,"Katanya.(Dewan).
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: