seputarbanten.com-CILEGON, Sebanyak 17 pengunjung tempat hiburan malam di wilayah Kota Cilegon diamankan petugas gabungan dari Polda Banten dan Polres Cilegon dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Operasi Pekat) lantaran tidak memiliki identitas kependudukan. Meski mendapatkan hasil, namun razia tersebut diduga bocor.

operasi pekat yang digelar pada Minggu (28/5) dini hari itu menyisir beberapa lokasi tempat hiburan malam di Kota Cilegon, seperti Regent, Dinasty X3, dan New Lounge Modern (LM) serta beberapa tempat hiburan lainnya.

Sayangnya, pada operasi gabungan kali ini, petugas kepolisian tidak melihat keramaian di semua tempat hiburan malam. Dalam razia itu polisi hanya menemukan puluhan pengunjung saja. Meski begitu, sedikitnya 17 orang yang terdiri dari pengunjung dan wanita penghibur kedapatan tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kanit I Keamanan Negara, Dikrimum Polda Banten Kompol Agus Suherman mengatakan operasi pekat di sejumlah tempat hiburan malam itu bagian dari upaya meminimalisir tindak kejahatan, serta dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang akan dilaksanakan umat muslim pekan depan.

"Kita antisipasi tindak kejahatan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba ditempat hiburan malam," katanya

Dalam razia itu, Agus mengungkapkan sedikitnya 17 warga yang terdiri dari pengungjung dan pekerja hiburan malam diamankan, lantaran tidak memiliki KTP saat diperiksa. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, belasan orang itu dibawa ke Mapolda Banten.

"Kita belum rinci semua, namun dari catatan kami ada 17 orang yang tidak membawa KTP. Mereka akan kita bawa ke Polda untuk kita periksa," ungkapnya.

Untuk meminimalisir pekat, Agus menghimbau masyarakat untuk itu berperan aktif memantau lingkungannya. Apabila dicurigai adanya kegiatan yang dianggap akan mengganggu ketertiban. masyarakat diminta untuk segera melaporkannya.

"Jika ada kegiatan yang dianggap meresahkan, segera laporkan kepada kami atau ke kepolisian terdekat," himbaunya. (Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: