seputarbanten.com SERANG,- Jelang bulan ramadhan satpol pp kota serang mengundang seluruh pengusaha Restoran dan hiburan yang ada di Kota Serang untuk mensepakati kendati datangnya bulan ramadhan untuk menutup sementara tempat usahanya.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), Maman Lutfi mengatakan, sesuai perda No 2 tahun 2010 tentang pencegahan, pemberantasan, penanggulangan penyakit masyarakat. Dalam perda No 2 ayat 3 mengatakan bahwa setiap pemilik restoran, rumah makan dan tempat hiburan dilarang untuk menyediakan tempat dan menjual makanan pada siang hari.

"Sesuai peraturan daerah (Perda) H-7 ini semua restoran, rumah makan dan tempat hiburan yang ada di Kota Serang harus di tutup sementara sampai H+7 seusai lebaran baru boleh buka,"‎ kata Maman Lutfi ketika di temui di ruang kerjanya, Senin (30/5)

Maman, melanjutkan dengan mengundang teman-teman yang mempunyai usaha hiburan di Kota Serang, Supaya mereka tidak melanggar dan bisa di ajak kerjasama kendati menyambut hari besar islam yakni bulan suci ramadhan

"Kurang lebih 20 pengusaha yang ada di Kota Serang ini hadir dalam undangan saya, dan mereka mensepakati untuk menutup usahanya tersebut, jika restoran dan rumah makan boleh saja buka tapi buka pada pukul 14.00," lanjut

Lutfi menegaskan bilamana ada yang melanggar kesepakatan ini pihaknya akan menindak tegas dengan memberi ancaman tindak pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak 50 juta karena sesuai perda Kota Serang Nomor 2 tahun 2010 pasal 21.

"Jika pengusaha hiburan dikota serang ini masih membandel maka kami akan langsung menindak tegas,"Tegasnya.(Andreas)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: