seputarbanten.com-CILEGON, Muhammad Hatta (31) atau biasa di panggil Yudi warga Lingkungan Pengairan, Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta diamankan Kodim 0623 Cilegon dan Polsek Mancak, Kabupaten Serang lantaran mengaku sebagai anggota kopasus. Selain mengaku sebagai anggota TNI pelaku juga diketahui melakukan penipuan kepada warga dengan iming-iming pekerjaan dengan memberian uang sebesar Rp23 juta, dalam penangkapannya pelaku juga kedapatan membawa alat penghisap narkoba jenis sabu.
 
Terungkapnya kasus penipuan oleh oknum kopasus gadungan itu berawal dari laporan warga Kampung Umbul Sepur RT 04 RW 01 Cikoneng,Kecamatan Anyar,Kabupaten Serang bernama Mahdum yang merasa ditipu oleh pelaku. Oknum TNI gadungan itu mengimingi korbanya dapat memberikan pekerjaan di PT Candra Asri dengan syarat memberikan uang sekitar Rp23 juta.
 
Namun setelah uang tersebut diberikan, lebih dari tiga pekan lamanya, kepastian pekerjaan itu tidak juga ditetapi pelaku. Kesal dan merasa menjadi korban penipuan, Mahdum akhirnya melaporkan kejadian itu kepada pihak Polsek Mancak untuk ditindaklanjuti.
 
Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya polisi dari Polsek Mancak bersama anggota Kodim 0623 Cilegon menemukan jejak pelaku berada di rumah Zainal di Kampung Pasir Waru, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Tanpa ada perlawanan pelaku digelandang ke kantor Koramil 3206 Mancak.
 
Komandan Unit Intel Kodim 0623 Cilegon, Letnan Satu Abu Nawas membenarkan adanya penangkapan warga yang mengaku-ngaku sebagai anggota Kopasus. Selain itu, pelaku juga melakukan penipuan terhadap warga Kampung Umbur sekitar Rp23 juta untuk syarat mendapatkan pekerjaan di PT Candra Asri.
 
"Awalnya ada laporan pelaku sebagi anggota kopasus yang bekerja di PT Candra Asri. Namun setelah kita selidiki tidak ada anggota kopasus yang bekerja disana," katanya
 
Berbekal informasi itu, Abu menjelaskan, pihaknya bersama Koramil Mancak dan Polsek Mancak untuk melakukan penanhkapan pelaku yang diketahui berada di  Pasir Waru, Kecamatan Mancak. Tanpa ada perlawanan pelaku langsung digelandang ke Koramil Mancak untuk ditindaklanjuti.
 
"Dari hasil pemeriksaan kita dapati atribut TNI seperti,  Celana PDL loreng TNI, Celana pendek loreng kopassus, tas pinggang berlogo baret merah, Topi hitam berlogo pisau komando. Selain itu kami juga mengamankan alat hisap bong dan 4 buah kantong plastik kecil bekas sabu-sabu," ujarnya.
 
Dari keterangan pelaku, Abu mengungkapkan, Yudi baru pertama kali melakukan penipuan mengiming-imingi peekerjaan kepada korbanya. Meski bagitu pihaknya menduga masih ada korban lainnya. Uang hasil penipuan diduga digunakan untuk membeli narkoba.
 
"Karena ada alat sabu kita serahkan kasus ini ke Polres Cilegon. Pelaku mengaku baru pertama kali melakukan, tapi kasus ini sedang kita kembangkan, karena bisa saja masih banyak korban lainnya yang belum melapor," ungkapnya.
 
Sementara itu, Kasatnarkoba Polres Cilegon, AKP Gogo Galengsung tidak dapat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: