seputarbanten.com-GEREM, Rencana pembongkaran Bangunan Liar (Bangli) dan warung remang-remang (Warem), dilingkungan kelurahan gerem, yang disepakati pada tanggal 30 mei 2016, sudah memasuki tahap surat peringatan ke-3

Surat telah dibagikan kepada target yang akan dibongkar, sementara itu, Rini pemilik Kafe dicikuasa pantai Rt 01 Rw 02, mengakui adanya surat peringatan tersebut, dan saat ini ia tengah berbenah untuk mengosongkan tempatnya.

"Saya akan menutup kafe milik saya ini, dan sementara saya akan kembali ke kampung halaman,"Katanya kepada seputar banten.

Rini mengaku, setelah lebaran jika bangunan rumahnya tidak dibongkar pihaknya akan kembali dan merubah kafenya menjadi warung sembako.

"Saya berharap, pihak kelurahan tidak membongkar bangunan rumah, karna itu merupakan tempat tinggal kami, saya pun akan merubah usaha saya nanti setelah lebaran menjadi warung kelontongan,"Pengakuannya.

Sementara itu, kepala kelurahan gerem, H samlawi menegaskan pihaknya hanya mengingatkan janji pemilik warem, bangli dan warung diatas tol yang bersepakat akan membongkar sendiri bangunannya.

"Kami hanya mengingatkan janji yang telah disepakati dengan pemilik warem, yang ingin membongkar sendiri bangunannya,"Tegasnya.

Saat disinggung terkait keinginan warem, H.Samlawi tidak banyak komentar, hanya menjawab singkat pihak kelurahan akan mengecek terlebih dahulu kebenarannya.

"Kami akan cek dulu kebenarannya,"Jawabnya singkat.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: