seputarbanten.com-CILEGON, Romobongan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jogjakarta melakukan kunjungan dan travel dialog ke Kota Cilegon, dengan tujuan mempromosikan pariwisata yang ada di Kota Jogjakarta, sekaligus menjalin kerja sama dengan Pemkot Cilegon dalam hal kepariwisataan. Acara yang berlangsung di Hotel The Royal Krakatau, Selasa (3/5) tersebut, diisi dengan dialog membahas kepariwisataan yang di Jogjakarta dan Kota Cilegon. Diikuti oleh para pelaku wisata dan Kepala Sekolah Se Kota Cilegon.

Kabid Promosi dan Kerjasama Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jogjakarta Yetti Martanti mengatakan, pihaknya melakukan door to door ke tiap – tiap daerah, salah satunya Kota Cilegon untuk mempromosikan pariwisata di Jogjakarta.

“Kita ingin memberikan informasi terupdate tentang pariwisata Jogjakarta, untuk itu perlu kita promosikan kembali secara intens,” ujarnya.

Yetti mengungkapkan, pada kegiatan travel dialog juga, ingin menjalin kerjasama dengan Kota Cilegon, untuk saling bertukar wawasan terkait perbbaikan pariwisata Cilegon dan Jogjakarta.

“Tentu Kota Cilegon juga mempunyai keunikan tersendiri yang mungkin tidak dimiliki oleh Kota Jogja, hal ini penting karena demi kemajuan pariwisata di Indonesia,” ungkapnya.

Dalam hal pendapatan daerah, Yetti menjelaskan, pendapatan Kota Jogjakarta lebih dominan dari sektor pariwisata.

“Hampir 30 persen menyumbangkan 120 milyar  dari sektor pariwisata,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Cilegon Abdul Hakim Lubis mengatakan, kondisi sector pariwisata di Kota Cilegon masih belum sebanding dengan Kota Jogjakarta yang nampak lebih maju dan berkembang.

“Oleh karena itu, Pemkot Cilegon terus melakukan upaya dalam pengembangan dan peningkatan pariwisata. Dan salah satunya dengan menyelenggarakan even wisata buatan,” katanya.

Dikatakannya, wisata buatan yang mulai eksis di Kota Cilegon yaitu even Cilegon Ethnic Carnival

“Dengan upaya yang sungguh – sungguh, even Cilegon Ethnic Carnival telah dijadikan even tetap kalender nasional secara resmi diakui oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia,” katanya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: