seputarbanten.com-CILEGON, Polres Cilegon bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat wilayah Banten mengamankan dua truk cangkang kerang yang dibawa dari Sumatera menuju Kecamatan Besuki, Situbondo, Provinsi Jawa Timur, Kamis (12/5). Diduga, ribuan cangkang kerang itu tidak memiliki dokemen resmi dari BKSDA.

cangkang kerang rencananya aka dibawa menggunakan dua unit truk ekspedisi adapun plat nomor kendaraan truk yaitu BE 9106 EV dan N 8225 EV.

Cangkang kerang tersebut pertama kali ditangkap oleh petugas Polres Cilegon di jalan Merak - Cilegon pukul 02.00 WIB atau tepatnya di depan rumah makan Majalengka, Kelurahan, Kotabumi, Kecamatan Grogol.

Selanjutnya, Polres Cilegon melakukan koordinasi dengan BKSDA Jabar wilayah Banten untuk memeriksa 50 karung cangkang kerang tersebut. Karena pihak kepolisian menduga cangkang kerang itu merupakan satwa biota laut yang dilindungi dan tidak memiliki dokumen yang sah.

Petugas BKSDA Jabar wilayah Banten, Uday Udaya mengatakan, pihaknya diminta untuk memeriksa 50 karung cangkang kerang tersebut. Karena saat diperiksa sopir pembawa kerang itu tidak dapat menunjukan dokumen dari BKSDA dan dicurigai ilegal.

"Yang pertama nangkap itu Polres, kita diminta untuk memeriksaanya. Karena persoalan ini berhubungan dengan BKSDA," katanya

Menurut Uday dari pemeriksaan BKSDA Jabar wilayah Banten dan Polres Cilegon, cangkang kerang itu bukanlah bioda laut yang dilarang. Namun pihaknya menemukan pelanggaran dalam pendistribusian ribuan cangkang kerang dari wilayah Sumatera tersebut.

"Memang ada kerang yang dilarang, tapi untuk jenis ini tidak dilarang. Namun pemiliknya tidak melengkapi dokumen Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri (SATS-DN)," ujarnya.

Uday menegaskan, untuk sementara waktu ribuan cangkang kerang itu tidak dapat melanjutkan perjalanannya selama pemilik 50 karung cangkang kerang itu tidak dapat menunjukan dukumen yang sah dari BKSDA.

"Untuk sementara kita tahan, sampai melengkapi dokumennya," tegasnya.

Dilain tempat salah satu sopir pengangkut kerang Sujono mengaku tidak mengetahui jika kerang itu harus dilengkapi dokumen. Dirinya hanya diminta untuk membawa kulit kerang itu dari ampung sebanyak 4 ton yang dimasukan kedalam 50 karung.

"Soal ini saya gak tau menau, saya cuma diminta untuk mengantar barang ini ke Jawa," katanya.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari Polres Cilegon terkait penangkapan 4 ton cangkang kerang tersebut. Sebab, masih dalam pemeriksaan keterangan dari pemilik ribuan kerang tersebut.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: