seputarbanten.com-CILEGON Kapolres Cilegon berencana menyerahkan dua hewan langka Burung Merak dan Kakak Tua Jambul Kuning peliharaan Polres Cilegon, Jumat (27/5) nanti kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat (Jabar) wilayah I Serang.

Kasi Konservasi BBKSDA Jabar wilayah I Serang Andri Ginson mengatakan, rencana penyerahan hewan langka peliharaan Polres Cilegon rencanannya akan diserahkan kepada BBKSDA untuk dikembalikan ke habitat aslinya. Selain hewan langka, ada beberapa hewan peliharaan yang juga akan diserahkan.

"Kita sangat apresiasi rencana penyerahan hewan langka ini. Sekarang masih kita data, untuk penyerahannya Jumat (27/5) nanti," katanya saat ditemui di mapolres Cilegon,

Andri Menjelaskan, Burung Merak dan Kakak Tua Jambul kuning masuk kedalam hewan yang dilindungi. Apabila masyarakat secara ilegal memiliki maupun memelihara dapat dijerat oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya, dan dapat dipenjara 5 tahun serta denda Rp100 juta.

"Ada dua jenis hewan yang dilindungi, 2 ekor burung Merak dan 1 ekor burung kakak tua jambul kuning. Jika menyerahkannya secara sukarela tidak akan dikenakan sanksi," jelasnya.

Andri Mengungkapkan BKSDA akan membuka seluas-luasnya bagi masyarakat yang memelihara hewan langka untuk menyerahkannya kembali ke pemerintah yang selanjutnya akan dilepasliarkan kehabitat aslinya.

"Kita menghimbau masyarakat yang memiliki hewan dilindungi untuk menyerahkannya kepada kami," ungkapnya.

Ditempat yang sama, anggota BBKSDA Jabar Wilayah I Serang, Uday Udaya mengatakan, tidak selamanya memelihara hewan langka atau dilindungi disebut ilegal. Tapi bisa juga jadi kegiatan legal. Bahkan hewan langka juga bisa diperdagangkan. Tapi ada rentetan syaratnya secara khusus. 

"Namun masyarakat tidak mudah pula untuk memenuhi syarat-syaratnya," katanya

Uday mengungkapkan,tidak selamanya memelihara hewan langka atau dilindungi disebut ilegal. Tapi bisa juga jadi kegiatan legal. Bahkan hewan langka juga bisa diperdagangkan. Tapi ada rentetan syaratnya secara khusus. 

"Namun masyarakat tidak mudah pula untuk memenuhi syarat-syaratnya," Ungkapnya

Uday menjelaskan, hewan langka yang bisa dimanfaatkan untuk dijual atau dipelihara adalah yang didapat dari penangkaran, bukan diambil dari alam.Lalu syarat lainnya, hewan langka yang boleh dimanfaatkan dari penangkaran hanya yang sudah masuk kategori F2. 

"Artinya hanya hewan yang sudah generasi ketiga di penangkaran yang boleh dimanfaatkan dan di pelihara," Jelasnya

Sementara itu, Kapolres Cilegon, AKBP Romdhon Natakusuma membenarkan rencana penyerahan dua jenis hewan dilindungi dan beberapa jenis hewan liar lainnya yang sudah lama menjadi peliharaan Polres Cilegon.

"Masih koordinasi, nanti saja hari Jumat," katanya singkat.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: