seputarbanten.com-CILEGON, Kelulusan siswa kelas 12 sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang hari ini serempak diumumkan di kota cilegon (7/5), masih diwarnai uporia kelulusan para siswa dan siswi, dengan mencorat-coret seragam sekolahnya.

Corat-coret yang dilakukan siswa dari pantauan seputar banten terlihat sejak pagi (08:00), Ratusan siswa dan siswi sekolah dikota cilegon sudah berkumpul disekitaran stadion Krakatau Steal (Ks), dan sudah memulai corat-coret seragam sekolahnya.

Selain carat-coret seragam, para siswa tersebut menaiki kendaraan bermotor dengan suara yang amat keras, Meski beberapa kali dibubarjan oleh pihak kepolisian polres cilegon dan polsek pulomerak, akan tetapi para siswa kembal.

Salah satu siswa ditemui seputar banten, Yogi Ardiana, Siswa SMK BCA cilegon mengaku uporia mereka ini merupakan salah satu bentuk kegembiraan mereka dan juga merupakan tradisi kelulusan setiap tahunnya.

"Ini merupakan tradisi setiap tahunnya, sehingga kamipun dalam meluapkam ke-gembiraan dengan cara seperti yang telah dilakuakan sebelumnya,"Katanya

Yogi, berserta kawan-kawan yang lain akan berkeliling kota cilegon dengan cara kompoy menggunakan sepedah motor.

"Kami akan lakukan kompoi ini dengan tertip dan juga tidak akan mengganggu arus lalu lintas,"Akunya

Berbeda dengan Siswi SMKN 1 Cilegon, Putri Sarah ditemui setelah menerima hasil kelulusan untuk meluapkan kelulusannya hanya diruma saja, Menurutnya uporia yang dilakukan dengan cara coret-coret tidak lah tepat.

"Saya akan pulang kerumah dan mengucapkan sukur kepada orang tua atas dukungannya selama saya bersekolah, dan saya pun akan memikirkan langkah awal saya di masa depan,"Tuturnya

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid men) Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Suhandi, telah menghimbau jauh-jauh hari agar siswa yang menerima hasil kelulusan tidak melakukan uporia yang berlebih apalagi melakukan kompoy dijalan raya.

"Saya telah menghimbau kepada siswa yang lulus dalam merayakan kelulusan tidak perlu dilakukan dengan uporia yang berlebih, apalagi sampai kompoy di jalan kita khawatir terjadi apa-apa di jalan, dan setidaknya baju seragam dari pada untuk dicoret-coret lebih baik disumbangkan,"Tegasnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: