seputarbanten.com-CILEGON, Nurwahid (20) warga Lingkungan Dukuh Sango Rt 03/01, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah karyawan panglong pembuatan kusen rumah di Lingkungan Bujang Gadung, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, tewas tersetrum saat bekerja, Kamis (12/5).

sebelum meninggal dunia karena tersetrum, pada pukul 10.15 WIB dirinya tengah membuat krangka kusen dengan menggunakan alat-alat pertukangan berupa mesin Router, dengan itu pekerjaan yang dilakukan oleh tukang kayu akan memberikan hasil yang lebih halus.

Namun, saat Nurwahid tengah asik bekerja dengan mesin router itu, secara tiba-tiba korban tersengat listrik dari aliran listrik pada mesin pertukangan itu. Diduga, kabel yang menyambung ke aliran listrik itu mengalami sobek dan tersentuh korban.

Teman korban yang berada dilokasi langsung memberikan pertolongan dengan membawanya ke Puskesmas Grogol. Sayangnya, setelah mendapatkan perawatan kesehatan, nyawa korban tidak juga dapat diselamatkan. Selanjutnya, kasus itu dilaporkan kepada pihak kepolisian sektor Pulomerak.

Kapolsek Pulomerak Kompol Yosa Hadi mengatakan untuk saat ini, pihaknya masih menduga korban meninggal dunia akibat tersetrum mesin router yang digunakannya untuk membuat profil kayu. Akan tetapi pihaknya terus menyelidiki penyebab tersetrunnya korban.

"Diduga, alat itu ada yang bocor dan kemudian listrik menyetrum korban," katanya

Menurut Yosa, pihaknya telah melakukan olah kejadian perkara, dan akan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi saksi.dan Rencananya, jenazah korban akan dipulangkan ke kampung halamannya.

"Korban meninggal dunia setelah sebelumnya dilarikan ke Puskesmas. Kita akan lakukan pemanggilan sejumlah saksi mata," ujarnya.

Sementara itu, saksi mata Wirahari mengatakan, korban saat mengerjakan pembuatan profil dengan menggunakan mesin router secara tiba-tiba berteriak, karena setrum mesin itu telah mengalir ketubuh korban. Hingga akhirnya korban meninggal dunia.

"Tiba-tiba korban berteriak minta tolong. Kemudian saya langsung mencabut kabel listrik mesin. Setelah itu saya langsung bawa ke Puskesmas, tapi dia sudah meninggal dunia," katanya.

Untuk diketahui, mesin untuk membuat profil pada kayu, itu memiliki daya listrik sekitar 550 Watt. Dengan kekuatan daya listrik yang bertegangan tinggi itu, akhirnya korban tidak sadarkan diri karena kuatnya arus listrik yang mengalir ditubuhnya.

Dengan adanya kasus meninggalnya pekerja panglong ini, terhitung pada bulan Mei 2016 ini sudah terjadi tiga kali kasus kecelakaan kerja yang menewaskan pekerjanya. Ketiga kasus itu diantaranya, Yanto karyawan PT Hawakom Jakarta dan Dzulkifli karyawan PT Lintang Cahaya Ciwandan, Sub Kontraktor PT Cemindo Gemilang. (Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: