seputarbanten.com-CILEGON,ER (32) diamankan Satreskrim Polres Cilegon di Linkungan Kadipaten, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber lantaran terbukti membuat minuman keras (Miras) Oplosan. Selain, miras oplosan, Polisi juga berhasil mengamankan 985 botol miras berbagai macam merk disejumlah wilayah di Kota Cilegon.

ER ditangkap di sebuah kontrakan saat meracik miras dari 9 merk terkenal, seperti Civas dan Vodka. Dalam kasus ini Polres Cilegon masih mengembangkan, apakah tersangka melakukan pengoplosan sendiri, atau dibantu orang lain.

Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Mohammad Ridzky mengatakan, penangkapan peracik miras oplosan itu merpakan bagian dari kegiatan operasi penyakit masyarakat yang dilakukan oleh Polres Cilegon menjelang masuknya bulan suci ramadhan.

"Kemarin (Senin-red) malam kita berhasil menangkap 1 pelaku peracik miras oplosan. Modus yang dilakukan yaitu mencampur miras bekas pakai," katanya

Menurut Ridzky, peracik miras oplosan dapat dikenakan pasal 204 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penjual yang barang dagangannya membahayakan orang atau nyawa dan Pasal 136 dan 137 Undang-undang (UU) Pangan.

"Total barang bukti yang kita amankan ada sekitar 100 botol. Kasus ini sedang kita kembangkan," ujarnya.

Sementara itu, Kabag ops Polres Cilegon, Kompol Eko Widiantoro mengatakan dalam dua hari ini, pihaknya tengah gencar melakukan razia miras di semua wilayah hukum Kota Cilegon. Hasilnya, 985 botol miras berbagai macam merk telah disita.

"Dimulai dari Ciwandan, Cilegon, Merak. Operasi miras ini sudah kita lakukan dari kemarin (Senin-red)," katanya.

Menurut Eko, menjelang bulan suci Ramadhan ini, Polres Cilegon ingin masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa dapat menjalankan ibadah dengan lancar tanpa ada gangguan keamamanan dan ketertiban.

"Razia dilakukan sebagai bentuk toleransi terhadap umat muslim menjelang bulan Ramadh,"Tandasnya.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: