seputarbanten.com-BUDAYA, Pandeglang adalah salah satu kabupaten yang berada di Provensi Banten dan terletak di ujung barat provensi Banten dan paling barat Pulau Jawa. Pandegalng adalah salah satu daerah yang cukup subur dan memiliki kekayaan alam yang sangat potensial seperti Pegunungan, Pantai, kebudayaan dan peninggalan sejarah, disamping itu masyarakat Pandeglang adalah masyarakat yang sangat religius ditandai dengan banyaknya pesantren di setiap pelosok kampung di kabupaten Pandeglang.

Masyarakat Pandeglang adalah masyarakat agraris di sebelah utara dan timur serta masyarakat nelayan di sebelah barat dan selatan dari kab Pandeglang.

Salah satu penghasilannya adalah dari bercocok tanam seperti pertanian dan perkebunanan yang terhampar di  kaki gunung karang dan gunung pulosari.    

Wilayah pengunungan yang berada di sebelah utara kab Pandeglang merupakan daerah subur dengan pemandangan alam yang indah sangat cocok untuk pertanian dan perkebunan. Sehingga masyarakat Pandegalng bagian utara banyak berprofesi sebagai petani dan pekebun karena wilayahnya yang dikelilingi oleh empat gunung dan rata rata berketinggian kurang lebih 1000 M Dpl seperti gunung Karang 1778 M Dpl, Gunung Pulosari 1346 M Dpl, Gunung Asupan 1174 M Dpl.

Maka pertanian dan perkebunanlah yang menjadi sumber mata pencaharian bagi penduduk desa yang tinggal di sekitar kaki gunung tersebut.      

Salah satu desa yang mempunyai potensi alam dan Budaya juga pemandangan yang mempesona adalah Desa Curuglemo di Kec Mandalawangi Kab Pandeglang terletak di kaki Gunung Karang dan Gunung Kotok.

Desa Curuglemo mempunyai potensi menjadi sebuah Desa wisata karena berudara sejuk dan mempunyai dataran pegunungan sehingga dapat menjadi daya tarik bagi para wisatawan maupun pengunjung yang ingin menikmati pemandangan dan kesejukan udara di desa curuglemo. Selain itu juga wisatawan atau pengunjung dapat mengadakan kegiatan lintas alam dengan mengunjungi batu lawang dan pemandangan sunrise dari atas bukit Cikeusik. Masyarakat desa curuglemo juga selalu rutin mengadakan kegiatan "nganjingan" atau berburu babi dengan peralatan tradisional yang diselenggarakan setiap hari rabu. Desa Curuglemo juga di kelilingi oleh empat gunung di kab Pandeglang. Yaitu Gunung Karang di sebelah Timur, Gunung Asupan di sebelah Barat, Gunung Kotok di sebelah Utara dan Gunung Pulosari di sebelah Selatan.

Semua potensi yang ada di desa curuglemo dapat dikembangkan dan dikemas menjadi sebuah destinasi wisata yaitu sebagai sebuah Desa Wisata yang kreatif.   Potensi yang cukup besar dapat dikembangkan jika ada kerjasama yang komperhensip antara insan Pariwisata local dengan pemerintah daerah yang kemudian akan melahirkan pemikiran - pemikiran kreatif tentang pengembangan desa - desa di kaki gunung menjadi sebuah destinasi desa Wisata kreatif. Walaupun hanya satu desa wisata yang telah dikembangkan oleh kang Utin sebagai insan pariwisata yang didukung pemerintah daerah Pandeglang yaitu kampong domba di desa cinyurup belum cukup untuk mendongkrak pandeglang sebagai daerah tujuan wisata utama. Karena di provensi Daerah Istimewa Jogjakarta saja ada sekitar 100 desa yang sudah menjadi desa wisata kreatif maka di Pandeglang harus tumbuh lebih banyak desa wisata.

Kab Pandeglang sebagai daerah yang Religius dan mempunyai potensi alam yang indah bukan tidak dapat mengembangkan potensinya untuk pariwisata tetapi dibutuhkan kerjasama yang komperhensip dari semua elemen di kab Pandeglang, terutama dorongan dari Pemerintah Daerah sebagai pemangku kebijakan untuk mengumpulkan semua insan pariwisata di Kab Pandeglang duduk satu meja dan membicarakan hal - hal yang berkaitan dengan pengembangan potensi desa wisata dan bagaimana mengembangkan pariwisata Pandeglang kedepannya. Ada beberapa potensi yang bias di kembangkan misalnya memberikan sentuhan kreatif di desa - desa sekitar di kaki gunung untuk menjadi desa wisata kreatif seperti di Prov Daerah Istimewa Jogjakarta.(Alek Hine)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: