seputarbenten.com SERANG- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Banten bekerjasama dengan Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kota Serang, Selasa (31/5).

Pantauan dilokasi, razia tersebut baru berjalan selama 1 jam sudah berhasil menjaring sebanyak 40 kendaraan. Sedangkan hingga selesai berlangsungnya razia 100 kendaraan terjaring karena belum membayar pajak.

Diantaranya, dari 73 kendaraan tertahan Stnknya, dan 26 tertahan kendaraanya. Sedangkan satu motor lagi berplat merah.

Kasi penyelidikan dan penyidikan, Satpol PP Provinsi Banten, Aep Saepulfalah mengatakan, bahwa razia pada sekarang dilakukan terkait kelengkapan surat-surat seperti STNK dan SIM. Selain itu, pihaknya juga menertibkan para pemilik kendaraan plat merah yang melakukan pelanggaran seperti, tidak membayar pajak dan berplat ganda.

"Operasi ini akan kami gelar sampai besok, dan pada sekarang telah berhasil menjaring ratusan kendaraan dalam operasi ini. Sebelumnya kami melakukan razia SIM dan STKN di daerah Lebak dan Pandeglang. Saat ini pun pelanggaran yang kerap dilakukan adalah kebanyakan tidak membayar pajak serta termasuk tindakan Penegakan Perda No. 1 tahun 2011 tentang pajak daerah (pajak kendaraan bermotor tahun 2016, red)," jelasnya.

Hal senada pun disampaikan Kepala Seksi Pelanggaran Dirlantas Polda Banten, Kompol I Ketut Sudanta menyatakan, pihaknya hanya mendampingi Satpol PP Provinsi Banten.

"Kalau untuk jumlah kendaraan yang ditindak kewanangan dari Satpol PP, kami hanya mendampingi atau membantu saja. Prosedurnya ada di Satpol PP, karena gelaran kali ini, dimaksudkan kepada Penegakan Perda, untuk membayar pajak, jadi kalau ada kendaraan yang belum membayar pajak langsung ditindak dan bayar pajak ditempat," pungkasnya. (Andreas)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: