seputarbanten.com-MERAK, Puskesmas pulomerak menggelar kegiatan pelatihan penata laksanaan resisutasi untuk menekan angka kematian bayi (12/5). para peserta yang diikutsertakan berasal dari tenaga kesehatan puskesmas, seperti dokter, bidan, dan perawat.

Pelatihan dengan narasumber dari tenaga medis RSUD Cilegon, yakni dr Jaya sebagai dokter spesialis anak dan Nia Kurnia perawat. Para peserta diajarkan cara menanggulangi proses persalinan utama ketika bayi melahirkan dengan beresiko.

Menurut kepala puskesmas pulomerak, Dr.H Faisal menyatakan, tidak hanya pelatihan saja yang diberikan, namun ada magang juga untuk seluruh tenaga kesehatannya di RSUD Cilegon yang rencananya akan dilaksanakan minggu depan.

"Pelatihan satu hari saja dari pukul 8-12 WIB. Selanjutnya akan ada magang pada Rabu minggu depan dengan pembagian tim. Hal itu dilakukan supaya tenaga kesehatan dapat lebih mendalami ilmu kesehatan dan mengerti cara penanganan utama bagi bayi melahirkan, terutama yang beresiko," katanya.

Lebih lanjut dr Faisal, akan meng-evaluasi peserta setelah magang untuk mempertanyakan hasil kerjanya di RSUD Cilegon.

"Evaluasi itu penting untuk menilai hasil kerja mereka saat menangani kasus di RSUD Cilegon yang dapat diterapkan di Puskesmas nanti. Semoga itu lebih berguna dan inginnya pelatihan tidak hanya dilakukan sekali saja, namun berulang kali," jelasnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: