seputarbanten.com-GEREM, Program kelurahan gerem dalam mengatasi banjir dilingkungan warga tepatnya didua titik yang di anggap menjadi langganan banjir terus berjalan. Dua titik tersebuat diantaranya lingkungan gerem raya atau depan SPBU Gerem dan komplek TNI Angkatan Laut.

Setelah melakukan pembersihan gorong-gorong di lingkungan gerem raya dari mulai depan SPBU sampai dengan Hotel surabaya ismi,Lurah Gerem, H.Samlawi menyayangkan dua titik tiang telkom berdiri tepat di tengah-tengah gorong-gorong, sehingga aliran air tersumbat karna tiang listrik tersebut.

"Penyebab banjir yang sering terjadi ini karna tidak ada kepedulian masyarakat, industri bahkan PT.Telkom yang saya sendiri tidak tau ijinnya berdiri di tengah-tengah gorong-gorong, segingga aliran air tetsumbat akibat tiang tersebut,"Katanya dengan nada kesal, saat menunjukan tiang tersebut kepada seputar banten (18/5)

Melihat hal tersebut, H.Samlawi langsung menggubungi PT.Telkom yang berada di warnasari, dan langsung mengirinkan surat serta gambar agar pihak telkom dapat memindah tiang tersebut.

"Jika telkom tidak dapat memindah, kami akan tetap memaksa, ini demi kenyamanan masyarakat lingkungan gerem,"Tuturnya

Samlawi, akan tetap berkomitmen dengan industri untuk mengatasi banjir, dengan membuka jalur penampungan air yang berada di samping PT.Lintas Bakri Kasai agar dapat mengalir ke laut, sehingga tidak ada lagi banjir saat musim hujan.

"Setelah dapat mengatasi banjir, kita tinggal meminta masyarakat dan industri, dalam perawatan dengan apa yang telah diperbaiki,agar keadaan tidak mengalami kebanjiran,bertahan lama,dan saya berharap tidak ada banjir digerem,"Harapnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: