seputarbanten.com-MERAK, Setelah kemarin (17/5) kecamatan pulomerak mengundang pemilik salon, untuk diberikan arahan tentang perda pungsi salon, dan waktu buka dan tutup salon, Malam ini (19/5) kasi trantib bersama satpol pp kecamatan pulomerak melakukan monitoring salon di sejumlah titik.

Monitoring yang dimulai sejak pukul 21:15 hingga 22:30 ini, dilaksanakan oleh, kasi trantib kecamatan pulomerak, kasi trantip kelurahan mekarsari,satpol pp dan staf kecamatan sebanyak 3 orang.

Dari monitor yang dimulai dari kecamatan pulomerak hingga jalur exit tol merak (perbatasan kelurahan mekarsari dan gerem), hanya didapati satu salon yang masih melakukan aktivitas pada jam yang telah dilarang oleh perda.

Salon yang masih melakukan aktivitas tersebut adalah salon ana, yang berada dilingkungan batu bolong kelurahan tamansari kecamatan pulomerak, selain telah buka melebihi jam aturan buka salon, didalam salon ana juga didapati room untuk karoke.

Menurut kasi trantib kecamatan pulomerak, Nahiri pihaknya dalam monitoring ini hanya memberikan teguran dan pembinaan kepada salon tersebut, serta memberikan copy perda agar pengusaha salon dapat mengerti aturan usaha salon.

"Untuk monitor kali ini kami hanya memberikan teguran, dalam bentuk pembinaan dan memberikan cofi dari perda k3, agar mereka dapat mematuhi aturan,"Katanya

Nahiri, menjelaskan hasil monitor ini akan dilaporkan kepada camat pulomerak, dan jika setelah malam ini masih ada salon yang melanggar aturan perda, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

"Kami akan berkondinasi kembali, dengan pak camat, hasil monitor malam ini, untuk menentukan sangsi tegas apa yang akan diberikan jika ada salon yang menyalahi aturan,"Jelasnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: