seputarbanten.com-GEREM, Setelah mendapatkan surat peringatan 1, 2 dan 3 dari kelurahan gerem, sebanyak 26 warung remang-remang (warem) dari 2 lingkungan dikelurahan gerem (Lingkungan cikuasa pantai dan lingkungan keramat raya) dan 12 bangunan liar (Bangli) di exit tol merak lingkungan keluraha gerem, siang ini ditandai oleh tim dari kecamatan gerogol dan kelurahan gerem.

Tim memberikan tanda berupa coretan cet merah pada bangunan yang akan dibongkar, yang dimulai dari lingkungan keramat raya hingga exit tol merak.

Kepada seputar banten kepala kelurahan gerem, H.Samlawi mengatakan pemberian tanda ini bertujuan agar tidak salah sasaran pada saat pembongkaran yang nantinya aka dilakukan pemerintah.

"Telah disepakati bahwa pemilik warem akan membongkar bangunannya pada tanggal 30 mei 2016 ini, dan jika pada tanggal tersebut warem dan bangli tidak melakukan hal itu, maka pemerintahlah yang akan melakukan pembongkarannya, mangkanya kita berikan tanda agar tidak salah sasaran,"Katanya

Samlawi, mengaku jika pemilik warem dan bangli tidak dapat membongkar pihaknya akan melakukan pembongkaran menggunakan alat berat.

"Jika masih masih saja tidak mau membongkar maka kami, akan melakukan pembongkaran paksa, dan kami telah menyiapkan alat berat jika nanti dibutuhkan,"Pengakuannya

Ditempat yang sama, camat grogol H.Hudri Hasun menegaskan jika pada tanggal 30 mei nanti tidak dilakukan pembongkaran, pihaknya akan melakukan pembokaran pada selasa 31 mei 2016

"Untuk pembongkaran oleh pemerintah akan dilakukan pada tanggal selasa (31 mei 2016),"Tegasnya

Sementara itu, Rudi pemilik warem dilingkungan keramat mengungkapkan pihaknya pasrah jika harud dibongkar, akan tetapi ia berharap pembongkaran ini merata pada pemilik warem lainnya.

"Kalau ini sudah keputusan pemerintah, kami pasrah akan tetapi dalam pelaksaan jangan pilih kasih,"Harapnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: